Besuk Lima Orang Korban Keracunan Nasi Kotak PSI, Ini Kata Wali Kota Jakut
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 26 Oktober 2021 - 22:35 WIB
Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim saat mengunjungi ruang rawat pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, Selasa (26/10). (Foto: ANTARA/Twitter/@kominfotikJU/Abdu Faisal)
Sebanyak lima orang warga di RW 06 Kampung Beting, Kelurahan Koja, Jakarta Utara, diduga menjadi korban keracunan nasi kotak yang dibagikan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kelima orang tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja untuk diberikan penanganan intensif.
Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, membesuk lima orang warga Kelurahan Koja tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar korban masih anak-anak.
Baca juga:Gelar Aksi Serentak di 24 Provinsi, Ini 4 Tuntutan KSPI
"Dari 23 korban keracunan yang dirawat, masih tersisa lima orang warga yang menjalani perawatan dan sebagian besar anak-anak," kata Ali dikutip dari akun media sosial Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Utara, Selasa (26/10).
Dalam kunjungannya, Ali turut memberikan semangat dan perhatian kepada warga yang menjalani perawatan intensif agar cepat pulih dan beraktivitas seperti biasanya.
Lebih lanjut, Ali turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu para korban, sejak awal kejadian maupun hingga saat ini. Ia menegaskan kejadian tersebut menjadi pembelajaran semua pihak terkait dan berharap kasus ini tidak terulang kembali nantinya.
Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Giring Ganesha, telah menyampaikan permohonan maafnya terkait insiden keracunan nasi kotak ini. Ia pun telah meminta kepada kader PSI DKI Jakarta untuk mendampingi sejumlah korban selama 24 jam.
Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, membesuk lima orang warga Kelurahan Koja tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar korban masih anak-anak.
Baca juga:Gelar Aksi Serentak di 24 Provinsi, Ini 4 Tuntutan KSPI
"Dari 23 korban keracunan yang dirawat, masih tersisa lima orang warga yang menjalani perawatan dan sebagian besar anak-anak," kata Ali dikutip dari akun media sosial Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Utara, Selasa (26/10).
Dalam kunjungannya, Ali turut memberikan semangat dan perhatian kepada warga yang menjalani perawatan intensif agar cepat pulih dan beraktivitas seperti biasanya.
Lebih lanjut, Ali turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu para korban, sejak awal kejadian maupun hingga saat ini. Ia menegaskan kejadian tersebut menjadi pembelajaran semua pihak terkait dan berharap kasus ini tidak terulang kembali nantinya.
Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Giring Ganesha, telah menyampaikan permohonan maafnya terkait insiden keracunan nasi kotak ini. Ia pun telah meminta kepada kader PSI DKI Jakarta untuk mendampingi sejumlah korban selama 24 jam.