home edukasi & pesantren

Webinar LANGIT7.ID: Membangkitkan Peran Santri di Era Digital

Rabu, 27 Oktober 2021 - 10:06 WIB
Poster Webinar Langit7.id dalam rangka hari santri (foto: langit7.id)
Pesantren dan Indonesia tak bisa dipisahkan. Negara ini merdeka berkat perjuangan para ulama dan santri. Gerakan pendirian pesantren mulai masif dilakukan sejak 1830 M saat Pangeran Diponegoro kalah dalam peperangan.

Pada saat itu, para ulama menyadari belum bisa berjuang melawan penjajah menggunakan kekuatan militer. Maka, mereka mendirikan pesantren untuk mendidik generasi yang paham agama sekaligus mujahid.

Pesantren terbukti melahirkan banyak pejuang. Sebut saja Soekarno yang dekat dengan pesantren. Apalagi KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari. Hingga kini peran santri sangat menentukan perjalanan negara Indonesia usai merdeka.

Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, adalah santri. Ditambah beberapa menteri yang juga dari kalangan santri seperti Menteri Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Di beberapa kursi penting di negara ini juga diisi oleh para santri.

Santri memang dikenal sebagai sebagai pembawa bendera persatuan. Sejak dulu para santri selalu mengedepankan persatuan. Misalnya dalam perumusan dasar negara. Mereka tak masalah negara ini berdiri di atas dasar Pancasila. Tujuannya Cuma satu, agar Indonesia menjadi rumah bagi semua suku, budaya, ras, hingga agama.

Pendakwah milenial, Habib Husein Ja’far Al-Hadar, menilai santri merupakan pelopor toleransi. Tidak perlu mengajari mereka makna toleransi. Para santri sudah menerapkan nilai-nilai toleransi jauh sebelum Indonesia merdeka.

“DNA-nya santri adalah toleransi. Nilai-nilai yang dipelajari setiap hari memiliki nilai tasamuh. Maka sudah selayaknya bagi para santri untuk tetap dan terus menumbuhkan nilai-nilai toleransi di masyarakat,” kata Habib Ja’far saat memperingati Hari Santri Nasional pada Jumat, 22 Oktober 2021 lalu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
webinar langit7id mimbar langit7 santri digital
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya