home edukasi & pesantren

1.200 Pelajar NU Ikuti Kick-Off Hari Santri 2026 di Lamongan

Senin, 21 September 2026 - 17:44 WIB
1.200 Pelajar NU Ikuti Kick-Off Hari Santri 2026 di Lamongan. Foto: Istimewa.

Ribuan santri dan pelajar Nahdliyin memadati Alun-Alun Lamonganbelum lama ini. Kehadiran ratusan regu Pramuka Ma’arif NU dalam ajang Jelajah Santri ini menjadi penanda dimulainya (kick-off) seluruh rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan.

Kegiatan Jelajah Santri digagas oleh Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Lamongan sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang edukatif dan kolaboratif. Pelaksanaan agenda ini juga diselaraskan dengan program kerja organisasi dan visi PCNU Lamongan masa khidmat 2026–2030.

Ketua PC LP Ma’arif NU Lamongan, H. Ali Nurdin, menjelaskan bahwa ajang ini tidak sekadar menjadi tempat berkumpul dan berkompetisi, melainkan bagian dari program strategis organisasi. "Agenda utamanya adalah kick-off HSN PCNU Lamongan. Dasar pelaksanaannya berpatokan pada program kerja LP Ma’arif serta arahan program PCNU Lamongan," ujar Ali Nurdin dikutip laman NU, Senin (21/9/2026).

Ia menambahkan, sebanyak 1.200 peserta dari 15 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Lamongan terlibat dalam kegiatan ini. Setiap kecamatan mengirimkan delapan regu terbaik—terdiri dari empat regu tingkat SD/MI dan empat regu tingkat MTs/SMP—dengan didampingi 90 pembina regu dan 15 Pimpinan Kontingen (Pinkon).

Baca Juga:JNE Wujudkan Mimpi 1.200 Karyawan untuk Menunaikan Ibadah Umrah

Ketua PCNU Lamongan, KH Syahrul Munir, mengapresiasi konsistensi LP Ma’arif NU dalam membina mental generasi muda. Ia menyambut positif integrasi antara pelatihan kepramukaan dan pembukaan rangkaian Hari Santri. "Kemarin baru saja tuntas Kursus Mahir Dasar (KMD), dan hari ini disinergikan langsung dengan pembukaan Hari Santri. Ini langkah luar biasa untuk kemajuan Ma’arif," tutur Syahrul.

Selain ajang kepramukaan, PCNU Lamongan juga menyiapkan berbagai kompetisi intelektual dan keagamaan untuk menyemarakkan HSN 2026. Beberapa di antaranya yakni Cerdas Cermat Aswaja serta Lomba Membaca Kitab Qanun Asasi NU. Syahrul menekankan bahwa lomba membaca Kitab Qanun Asasi menjadi salah satu agenda krusial untuk mengajak generasi muda memahami kembali prinsip dasar pemikiran Nahdlatul Ulama.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya