home global news

Hampir 120 Juta Orang Terpaksa Mengungsi, Badan Bantuan Saudi Ungkap Hambatan yang Makin Rumit

Kamis, 24 September 2026 - 09:19 WIB
Hampir 120 Juta Orang Terpaksa Mengungsi, Badan Bantuan Saudi Ungkap Hambatan yang Makin Rumit
LANGIT7.ID-Jakarta; King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) menjadi salah satu pihak yang mendorong peran diplomasi dalam memperkuat upaya kemanusiaan di wilayah yang dilanda perang dan bencana. Lembaga bantuan Arab Saudi itu menjadi tuan rumah bersama dalam pertemuan tingkat tinggi di sela-sela Sidang Umum PBB pada Rabu.

Pertemuan tersebut membahas bagaimana diplomasi dapat mendukung upaya kemanusiaan di tengah berbagai krisis yang semakin kompleks.

“Kerja kemanusiaan menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, mulai dari hambatan politik, bencana alam, pelanggaran hukum humaniter internasional hingga kesenjangan pendanaan,” kata Pengawas Umum KSrelief Abdullah Al-Rabeeah.

Acara tersebut dihadiri Arab News bersama pejabat Pakistan, PBB, Eropa, serta perwakilan organisasi hak asasi manusia.

Sejak didirikan pada 2015, KSrelief telah menjalankan 4.463 proyek kemanusiaan di 113 negara. Total dana yang telah digelontorkan mencapai lebih dari US$8,5 miliar untuk berbagai kebutuhan, termasuk ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, tempat tinggal, air, dan sanitasi.

Al-Rabeeah mengatakan hambatan utama dalam pelaksanaan bantuan kemanusiaan kini semakin banyak berasal dari persoalan politik, bukan lagi sekadar kendala operasional.

“Sekarang, hampir 120 juta orang terpaksa mengungsi di seluruh dunia. Untuk menghadapi kenyataan pahit ini, diplomasi harus secara sengaja dikaitkan dengan hasil-hasil kemanusiaan di Timur Tengah dan seluruh dunia,” ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya