Tri Mumpuni, Wanita Listrik yang Menyinari Pelosok Desa
Ilham anugrah
Sabtu, 08 Januari 2022 - 17:50 WIB
Selain aktif melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat, Tri Mumpuni sering diundang untuk berbagi inspirasi (Sumber: BukaTalks)
Nama Tri Mumpuni, mungkin kurang akrab bagi kebanyakan orang. Namun, bagi kalangan yang punya perhatian di bidang energimaupun energi terbarukan, tak asing lagi dengan sosoknya. Tri dikenal sebagai ‘wanita listrik’, tentu bukan karena ia mempunyai kekuatan super seperti di film-film superhero. Melainkan kemampuan dan kegigihannya untuk menggerakkan warga membuat listrik dari energi listrik terbarukan yaitu menggunakan tenaga air
Berkeliling dan Mencintai Desa
Ia bersama suaminya Iskandar Budisaroso Kuntoadji sering berkeliling desa sebagai destinasi liburan, bahkan melalui mata kuliahnya ketika kuliah di Institut Pertanian Bogor dulu.
Menurut Muslimah yang biasa disapa Puni ini, pertama kali jatuh cinta pada pedesaan saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Ketika itu, salah satu program kelas empat adalah piknik di lereng gunung Ungaran, Jawa Tengah.
Ia menceritakan bagaimana saat itu pergi naik truk, mandi di sungai, dan dapat membakar singkong
“Kami jalan-jalan melewati rumah-rumah warga. Melihat mereka membakar singkong. Rumah mereka sederhana sekali, lantainya ada yang masih tanah,” kata Tri Mumpuni.
Berkeliling dan Mencintai Desa
Ia bersama suaminya Iskandar Budisaroso Kuntoadji sering berkeliling desa sebagai destinasi liburan, bahkan melalui mata kuliahnya ketika kuliah di Institut Pertanian Bogor dulu.
Menurut Muslimah yang biasa disapa Puni ini, pertama kali jatuh cinta pada pedesaan saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Ketika itu, salah satu program kelas empat adalah piknik di lereng gunung Ungaran, Jawa Tengah.
Ia menceritakan bagaimana saat itu pergi naik truk, mandi di sungai, dan dapat membakar singkong
“Kami jalan-jalan melewati rumah-rumah warga. Melihat mereka membakar singkong. Rumah mereka sederhana sekali, lantainya ada yang masih tanah,” kata Tri Mumpuni.