Pengusaha Hewan Qurban Optimistis Orang Beriman Tetap Beli
Ilham
Jum'at, 16 Juli 2021 - 19:37 WIB
Ilustrasi kambing hewan qurban. Foto: Pexels
Sepekan jelang Idul Adha, permintaan hewan qurban menunjukkan tren meningkat terlepas ada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akibat pandemi. PPKM darurat sepertinya tidak terlalu berpengaruh bagi umat Islam membeli hewan qurban.
Pengusaha hewan qurban, Royadi, menyadari tantangan pada tahun ini cukup berat mengingat dampak covid-19 yang meluas dan pengangguran makin banyak. Meski demikian ia mengaku sudah menjual 230 ekor.
“Sekarang saja sudah terjual 150 sapi bali dan 80 sapi kupang. Target tahun ini 300 terjual,” katanya.
Namun ia tak memungkiri PPKM Darurat sempat membuat dirinya was-was apakah hewan qurban yang dijualnya akan laku semua seperti tahun lalu atau tidak. Tapi hasil penjualannya membuktikan sebaliknya. Ia pun meyakini pandemi tidak akan menghilangkan orang berqurban.
“Ya kalau namanya qurban, yang membeli itu orangnya pasti beriman. Kalau panggilan iman meski duit dikit pasti banyak yang qurban,” kata pria yang biasa disapa Roy itu pada Langit7.id, Jumat (16/7/2021)
Meski ia mengakui banyak juga penjual hewan qurban yang berguguran karena tak kuat bertahan. Ini juga, menurutnya, penyebab persaingan jadi sedikit.
Awal Bisnis Qurban
Pengusaha hewan qurban, Royadi, menyadari tantangan pada tahun ini cukup berat mengingat dampak covid-19 yang meluas dan pengangguran makin banyak. Meski demikian ia mengaku sudah menjual 230 ekor.
“Sekarang saja sudah terjual 150 sapi bali dan 80 sapi kupang. Target tahun ini 300 terjual,” katanya.
Namun ia tak memungkiri PPKM Darurat sempat membuat dirinya was-was apakah hewan qurban yang dijualnya akan laku semua seperti tahun lalu atau tidak. Tapi hasil penjualannya membuktikan sebaliknya. Ia pun meyakini pandemi tidak akan menghilangkan orang berqurban.
“Ya kalau namanya qurban, yang membeli itu orangnya pasti beriman. Kalau panggilan iman meski duit dikit pasti banyak yang qurban,” kata pria yang biasa disapa Roy itu pada Langit7.id, Jumat (16/7/2021)
Meski ia mengakui banyak juga penjual hewan qurban yang berguguran karena tak kuat bertahan. Ini juga, menurutnya, penyebab persaingan jadi sedikit.
Awal Bisnis Qurban