Porang Suplemen Bagi Penderita Diabetes dan Obesitas
Mahmuda attar hussein
Senin, 08 November 2021 - 08:39 WIB
Tanaman porang. Foto: Langit7
Pemanfaatan sumberdaya alam tanaman pangan masih menjadi perhatian terutama bagi bidang kesehatan. Tanaman porang sebagai pangan fungsional sering diteliti manfaatnya untuk mengatasi penyakit, seperti diabetes dan jantung.
Prof Evy Damayanthi, Dosen IPB University Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia, mengatakan, pengujian manfaat porang bagi kesehatan sudah cukup banyak. Terutama dari jurnal internasional di China, namun jurnal dari Indonesia masih terbatas.
“Porang, suweg, walur dan iles-iles merupakan tanaman dengan famili yang sama namun masih memiliki kekhasan masing-masing. Beberapa jenis tanaman tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujar Ketua Dewan Guru Besar IPB University ini, dalam keterangan tertulis, Senin (08/11).
Baca juga: Penting Diketahui, Ini Menu yang Baik Saat Sahur Puasa Senin-Kamis
Menurutnya, porang atau iles-iles memiliki kandungan karbohidrat, lemak, protein mineral, vitamin dan alkaloid yang cukup tinggi. Pati dalam tepung porang biasanya dihidrolisis dan dilakukan pemurnian untuk memperoleh glukomanan.
Manfaat porang, lanjutnya, erat kaitannya sebagai komponen bioaktif pangan, fitokimia, atau nutraceutical. Porang harus diolah terlebih dahulu menjadi tepung karena mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menimbulkan gatal-gatal. Porang dapat menurunkan kolesterol sehingga membantu menurunkan risiko pada penderita diabetes.
“Jadi kalau kita pecah antara glukosa dan manosa, sebetulnya adalah monosakarida yang menghasilkan kalori. Namun dalam bentuk (konfigurasi) D saja maka akan bagus untuk menurunkan kolesterol. Kalau rutin kita makan akan terjadi resistensi insulin, demikian juga dengan radikal bebas yang terus menerus,” katanya.
Prof Evy Damayanthi, Dosen IPB University Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia, mengatakan, pengujian manfaat porang bagi kesehatan sudah cukup banyak. Terutama dari jurnal internasional di China, namun jurnal dari Indonesia masih terbatas.
“Porang, suweg, walur dan iles-iles merupakan tanaman dengan famili yang sama namun masih memiliki kekhasan masing-masing. Beberapa jenis tanaman tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujar Ketua Dewan Guru Besar IPB University ini, dalam keterangan tertulis, Senin (08/11).
Baca juga: Penting Diketahui, Ini Menu yang Baik Saat Sahur Puasa Senin-Kamis
Menurutnya, porang atau iles-iles memiliki kandungan karbohidrat, lemak, protein mineral, vitamin dan alkaloid yang cukup tinggi. Pati dalam tepung porang biasanya dihidrolisis dan dilakukan pemurnian untuk memperoleh glukomanan.
Manfaat porang, lanjutnya, erat kaitannya sebagai komponen bioaktif pangan, fitokimia, atau nutraceutical. Porang harus diolah terlebih dahulu menjadi tepung karena mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menimbulkan gatal-gatal. Porang dapat menurunkan kolesterol sehingga membantu menurunkan risiko pada penderita diabetes.
“Jadi kalau kita pecah antara glukosa dan manosa, sebetulnya adalah monosakarida yang menghasilkan kalori. Namun dalam bentuk (konfigurasi) D saja maka akan bagus untuk menurunkan kolesterol. Kalau rutin kita makan akan terjadi resistensi insulin, demikian juga dengan radikal bebas yang terus menerus,” katanya.