Adab Ziarah Kubur
Fajar adhitya
Senin, 08 November 2021 - 18:00 WIB
Keutamaan meninggal di hari Jumat, bebas dari siksa kubur. (Foto: Pixabay).
Ziarah kubur merupakan perbuatan yang disunnahkan karena dapat mengingatkan akhirat dan kematian. Selain sebagai sarana mengambil pelajaran dan nasihat, ziarah kubur juga berguna untuk mendoakan ahli kubur.
Ziarah kubur adalah sebuah amalan yang disyari’atkan. Dari Buraidah Ibnul Hushaib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
كنت نهيتكم عن زيارة القبور، فزوروها
Arti: Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur, maka (sekarang) berziarahlah.
Baca Juga:Fungsi Adzan dan Penyalahgunaannya, Nomor 1 & 2 Sering Terjadi
Sebelum mengunjungi makam, wajib bagi peziarah mengetahui adab-adab ziarah kubur yang sesuai tuntunan Rasulullah. Peziarah hendaknya menghormati ahli kubur dengan tidak melakukan perbuatan yang dilarang dan sia-sia.
Ziarah kubur yang disyariatkan adalah mendoakan ahli kubur dan memintakan ampunan bagi mereka. Adapun bagi peziarah, ziarah kubur bermanfaat sebagai pengingat bahwa suatu saat dirinya menjadi orang yang akan diziarahi.
Ziarah kubur adalah sebuah amalan yang disyari’atkan. Dari Buraidah Ibnul Hushaib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
كنت نهيتكم عن زيارة القبور، فزوروها
Arti: Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur, maka (sekarang) berziarahlah.
Baca Juga:Fungsi Adzan dan Penyalahgunaannya, Nomor 1 & 2 Sering Terjadi
Sebelum mengunjungi makam, wajib bagi peziarah mengetahui adab-adab ziarah kubur yang sesuai tuntunan Rasulullah. Peziarah hendaknya menghormati ahli kubur dengan tidak melakukan perbuatan yang dilarang dan sia-sia.
Ziarah kubur yang disyariatkan adalah mendoakan ahli kubur dan memintakan ampunan bagi mereka. Adapun bagi peziarah, ziarah kubur bermanfaat sebagai pengingat bahwa suatu saat dirinya menjadi orang yang akan diziarahi.