Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home masjid detail berita

Adab Ziarah Kubur

fajar adhitya Senin, 08 November 2021 - 18:00 WIB
Adab Ziarah Kubur
Keutamaan meninggal di hari Jumat, bebas dari siksa kubur. (Foto: Pixabay).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ziarah kubur merupakan perbuatan yang disunnahkan karena dapat mengingatkan akhirat dan kematian. Selain sebagai sarana mengambil pelajaran dan nasihat, ziarah kubur juga berguna untuk mendoakan ahli kubur.

Ziarah kubur adalah sebuah amalan yang disyari’atkan. Dari Buraidah Ibnul Hushaib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كنت نهيتكم عن زيارة القبور، فزوروها

Arti: Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur, maka (sekarang) berziarahlah.

Baca Juga: Fungsi Adzan dan Penyalahgunaannya, Nomor 1 & 2 Sering Terjadi

Sebelum mengunjungi makam, wajib bagi peziarah mengetahui adab-adab ziarah kubur yang sesuai tuntunan Rasulullah. Peziarah hendaknya menghormati ahli kubur dengan tidak melakukan perbuatan yang dilarang dan sia-sia.

Ziarah kubur yang disyariatkan adalah mendoakan ahli kubur dan memintakan ampunan bagi mereka. Adapun bagi peziarah, ziarah kubur bermanfaat sebagai pengingat bahwa suatu saat dirinya menjadi orang yang akan diziarahi.

Baca Juga: Ini yang Terjadi setelah Seseorang Meninggal Dunia, Ruh Gentayangan Hoaks

Adab ziarah kubur saat memasuki area makam adalah tidak menginjak, melangkahi, atau duduk di atas makam saat berada di area pemakaman. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَأَنْ يَجْلِسَ أَحَدُكُمْ عَلَى جَمْرَةٍ فَتُحْرِقَ ثِيَابَهُ، فَتَخْلُصَ إِلَى جِلْدِهِ، خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَجْلِسَ عَلَى قَبْرٍ

Arti: Sungguh jika salah seorang dari kalian duduk di atas bara api sehingga membakar bajunya dan menembus kulitnya, itu lebih baik daripada duduk di atas kubur.

Baca Juga: Vanessa-Bibi Dimakamkan Satu Lahat, Ini Pandangan Majelis Tarjih Muhammadiyah

Ucapkanlah salam dan doa saat memasuki area makam.

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمْ الْعَافِيَة

Arti: Keselamatan kepada penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin, kami InsyaAllah akan menyusul kalian semua. Aku memohon keselamatan kepada Allah untuk kami dan dan kalian semua.

Baca Juga: 5 Nasihat Rasulullah soal Kematian, No 4 Jangan Minta Dimatikan

Setelah sampai di makam yang dituju berdirilah di samping makam. Setelah membari salam kemudian panjatkan doa untuk penghuni makam.

Peziarah boleh menangisi ahli kubur, tapi tidak sampai meratapi. Menangis yang wajar diperbolehkan sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menangis ketika menziarahi kubur ibu beliau sehingga membuat orang-orang disekitar beliau ikut menangis.

Baca Juga: Begini Doa yang Diajarkan Rasulullah untuk Tingkatkan Mood Kerja

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)