home sosok muslim

Kisah Pahlawan Nasional

Kasman Singodimedjo dan Pergulatan Perumusan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Selasa, 09 November 2021 - 16:26 WIB
Kasman Singodimedjo (foto: historia.id)
Siapa saja yang berkunjung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (FISIP UMJ), pasti akan menemukan sebuah auditorium dengan nama MR kasman Singodimedjo. Penamaan tersebut merupakan bentuk apresiasi UMJ untuk menghormati pengorbanan dan perjuangan tokoh Muhammadiyah dalam sejarah persatuan Indonesia.

Memang, sosok Kasman Singodimedjo tidak sepopuler nama pahlawan-pahlawan nasional lain. Maka pemberian nama Kasman Singodimedjo merupakan upaya UMJ mengangkat dan mensosialisasikan sosok beliau ke publik.

Kasman Singodimedjo adalah tokoh yang berperan dalam perumusan dasar negara. Beliau membujuk Ki Bagus Hadikusumo untuk mengubah tujuh kata dalam Piagam Jakarta. Kala itu, masyarakat di Indonesia Timur melayangkan protes keras dan mengancam memisahkan diri dari Indonesia jika tujuh kata itu tidak dihilangkan.

Soekarno lalu mengutus Kasman untuk membujuk Ki Bagus sebagai tokoh kunci Piagam Jakarta. Demi persatuan, frasa “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” diganti menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Baca Juga:Ki Bagus Hadikusumo: Ulama Muhammadiyah Perumus Pembukaan UUD 1945

Berjuang dalam Mempersiapkan dan Mempertahankan Kemerdekaan

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pejuang kemerdekaan pejuang muslim pahlawan nasional kasman singodimedjo
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya