KH Miftachul Akhyar: Tugas Ulama Mulia Sekaligus Mengkhawatirkan
Fajar adhitya
Rabu, 10 November 2021 - 07:35 WIB
Ketua MUI KH Miftachul Akhyar (Sumber: NU Online).
Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Komisi Fatwa MUI menggelar Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI se-Indonesia. Ketua Umum MUI, KH Miftachul Akhyar mengatakan, Ijtima Ulama yang digelar setiap tiga tahun sekali ini untuk melaksanakan tugas mulianya memberikan solusi dalam segala hal.
Ia mengingatkan bahwa tugas yang diemban ulama sangatlah mulia, sekaligus mengkhawatirkan. Sebab, keselamatan dunia akhirat umat ada di tangan para ulama.
“Kalaulah betul apa yang mereka lakukan tentu imbalan yang setimpal, tapi sebaliknya kalau ada tujuan-tujuan di balik itu sangat mengkhawatirkan. Makam fatwa atau ifta yang nantinya dibahas ini hampir sejajar dengan ijtihad, hanya ada perbedaan-perbedaan antara umum dan khusus,” ujar Kiai Mif melalui laman resmi MUI, dikutip Rabu (10/11/2021).
Baca Juga:Pemerintah Kota Makassar Gelar Dzikir dan Doa Bersama di HUT ke-414
MUI yang menjadi majelisnya para ulama, jelas dia, mempunyai tugas memberikan solusi bagi anak bangsa dalam segala tatanan dan aspek kehidupan. Kiai Mif menjelaskan, di dunia ini tidak ada yang tidak berhubungan dengan syariah, keberadaan ulama dalam berbagai sektor kehidupan adalah memberikan solusi.
“Maka hampir seluruh hidup para ulama adalah berupaya memberikan solusi disamping kemudahan-kemudahan Islam disyariatkan agama yang mudah dan agama yang penuh cinta kasih,” tuturnya.
Baca Juga:Besok, Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI akan Bahas Pinjol hingga Zakat Saham
Ia mengingatkan bahwa tugas yang diemban ulama sangatlah mulia, sekaligus mengkhawatirkan. Sebab, keselamatan dunia akhirat umat ada di tangan para ulama.
“Kalaulah betul apa yang mereka lakukan tentu imbalan yang setimpal, tapi sebaliknya kalau ada tujuan-tujuan di balik itu sangat mengkhawatirkan. Makam fatwa atau ifta yang nantinya dibahas ini hampir sejajar dengan ijtihad, hanya ada perbedaan-perbedaan antara umum dan khusus,” ujar Kiai Mif melalui laman resmi MUI, dikutip Rabu (10/11/2021).
Baca Juga:Pemerintah Kota Makassar Gelar Dzikir dan Doa Bersama di HUT ke-414
MUI yang menjadi majelisnya para ulama, jelas dia, mempunyai tugas memberikan solusi bagi anak bangsa dalam segala tatanan dan aspek kehidupan. Kiai Mif menjelaskan, di dunia ini tidak ada yang tidak berhubungan dengan syariah, keberadaan ulama dalam berbagai sektor kehidupan adalah memberikan solusi.
“Maka hampir seluruh hidup para ulama adalah berupaya memberikan solusi disamping kemudahan-kemudahan Islam disyariatkan agama yang mudah dan agama yang penuh cinta kasih,” tuturnya.
Baca Juga:Besok, Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI akan Bahas Pinjol hingga Zakat Saham