Hukum Jual Beli Dalam Masjid Menurut 4 Mazhab Fikih
Jaja Suhana
Selasa, 16 November 2021 - 14:00 WIB
Muslim cantik Asia mengenakan jilbab hitam wanita bekerja menggunakan komputer laptop. Foto: iStock.
Jual beli atau berniaga adalah salah satu kegiatan yang penting dalam kehidupan umat Islam. Namun bagaimana jika jual beli tersebut dilakukan di dalam masjid? Apakah diperbolehkan?
Masjid adalah tempat suci, tempat umat islam beribadah kepada Allah Swt. Di dalamnya umat Islam melakukan shalat, membaca al-Qur'an, dzikir, i’tikaf, diskusi seputar keislaman, dan ibadah lainnya.
Menurut Syekh Salim Al-Hilali dalam kitab al-Manahi asy-Syari’iyyah jilid satu halaman 131 dikatakan, jual beli di dalam masjid adalah haram, sebab masjid adalah pasar akhirat, termasuk di antara adab-adab di masjid adalah menyucikan dari perkara dunia dan apapun yang tidak ada kaitannya dengan akhirat.
Baca Juga:Kurikulum KMI Gontor: 100 Persen Ilmu Agama, 100 Persen Ilmu Umum
Oleh karena itu, sebaiknya umat Islam tidak melakukan jual beli di dalam masjid, karena masjid adalah tempat yang suci dan mensucikan. Namun bagaimana bila kita terlanjur melakukan jual beli di dalam masjid?
Al Iraqi mengatakan, ulama telah bersepakat bahwa jual beli yang telah terjadi di masjid tidak boleh dibatalkan. Larangan jual beli di masjid menurut Syekh Salim Al-Hilali tidak mengharuskan membatalkan akad jual beli. Jual beli itu sah meskipun orang yang melakukannya berdosa.
Baca Juga:Bagaimana Cara Mengusap Kepala bagi Perempuan di Tempat Terbuka?
Masjid adalah tempat suci, tempat umat islam beribadah kepada Allah Swt. Di dalamnya umat Islam melakukan shalat, membaca al-Qur'an, dzikir, i’tikaf, diskusi seputar keislaman, dan ibadah lainnya.
Menurut Syekh Salim Al-Hilali dalam kitab al-Manahi asy-Syari’iyyah jilid satu halaman 131 dikatakan, jual beli di dalam masjid adalah haram, sebab masjid adalah pasar akhirat, termasuk di antara adab-adab di masjid adalah menyucikan dari perkara dunia dan apapun yang tidak ada kaitannya dengan akhirat.
Baca Juga:Kurikulum KMI Gontor: 100 Persen Ilmu Agama, 100 Persen Ilmu Umum
Oleh karena itu, sebaiknya umat Islam tidak melakukan jual beli di dalam masjid, karena masjid adalah tempat yang suci dan mensucikan. Namun bagaimana bila kita terlanjur melakukan jual beli di dalam masjid?
Al Iraqi mengatakan, ulama telah bersepakat bahwa jual beli yang telah terjadi di masjid tidak boleh dibatalkan. Larangan jual beli di masjid menurut Syekh Salim Al-Hilali tidak mengharuskan membatalkan akad jual beli. Jual beli itu sah meskipun orang yang melakukannya berdosa.
Baca Juga:Bagaimana Cara Mengusap Kepala bagi Perempuan di Tempat Terbuka?