Annisa Rebana London
Misi Dakwah di London Tak Pernah Temui Penghalang
Muhammad rifai akif
Selasa, 23 November 2021 - 13:03 WIB
Rebana menjadi media dakwah bagi umat Islam. Foto: LANGIT7/iStock
Misi dakwah melalui tepukan rebana dan lantunan shalawat yang dilakoni Annisa Rebana London, sejauh ini tidak mengalami benturan budaya dengan masyakarat setempat. Terlebih di tengah seruan anti Islam di beberapa negara Eropa.
Menurut Manager Annisa Rebana Ida Rosida, Inggris merupakan negara yang penduduknya sangat terbuka dengan kebudayaan lain. Masyarakat Inggris tidak merasa risih atau tertutup saat melihat sesuatu yang mereka anggap menarik.
Baca juga: Annisa Rebana London Berdakwah Lewat Nada dan Shalawat
"Orang Inggris itu kalau unik mereka akan tertarik. Mereka memang tidak tertarik dengan agamanya, tapi lebih tertarik pada kulturnya." terang Ida.
"Bermain rebana, mereka lebih melihat itu bagian dari budaya," imbuhnya.
Ida pun akan menjelaskan bahwa rebana merupakan bagian dari kebudayaan Islam dan yang dilantunkan adalah pujian juga shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Hidup di antara warga negara Inggris yang multi etnis memiliki kunci yang harus dipegang, yaitu mematuhi kode etik yang tidak boleh dilanggar. Membuat keributan dan kebisingan dalam suatu kegiatan termasuk yang melanggar kode etik dan bisa dilaporkan.
Menurut Manager Annisa Rebana Ida Rosida, Inggris merupakan negara yang penduduknya sangat terbuka dengan kebudayaan lain. Masyarakat Inggris tidak merasa risih atau tertutup saat melihat sesuatu yang mereka anggap menarik.
Baca juga: Annisa Rebana London Berdakwah Lewat Nada dan Shalawat
"Orang Inggris itu kalau unik mereka akan tertarik. Mereka memang tidak tertarik dengan agamanya, tapi lebih tertarik pada kulturnya." terang Ida.
"Bermain rebana, mereka lebih melihat itu bagian dari budaya," imbuhnya.
Ida pun akan menjelaskan bahwa rebana merupakan bagian dari kebudayaan Islam dan yang dilantunkan adalah pujian juga shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Hidup di antara warga negara Inggris yang multi etnis memiliki kunci yang harus dipegang, yaitu mematuhi kode etik yang tidak boleh dilanggar. Membuat keributan dan kebisingan dalam suatu kegiatan termasuk yang melanggar kode etik dan bisa dilaporkan.