LANGIT7.ID - , Jakarta - Misi dakwah melalui tepukan rebana dan lantunan shalawat yang dilakoni Annisa Rebana London, sejauh ini tidak mengalami benturan budaya dengan masyakarat setempat. Terlebih di tengah seruan anti Islam di beberapa negara Eropa.
Menurut Manager Annisa Rebana Ida Rosida, Inggris merupakan negara yang penduduknya sangat terbuka dengan kebudayaan lain. Masyarakat Inggris tidak merasa risih atau tertutup saat melihat sesuatu yang mereka anggap menarik.
Baca juga: Annisa Rebana London Berdakwah Lewat Nada dan Shalawat"Orang Inggris itu kalau unik mereka akan tertarik. Mereka memang tidak tertarik dengan agamanya, tapi lebih tertarik pada kulturnya." terang Ida.
"Bermain rebana, mereka lebih melihat itu bagian dari budaya," imbuhnya.
Ida pun akan menjelaskan bahwa rebana merupakan bagian dari kebudayaan Islam dan yang dilantunkan adalah pujian juga shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Hidup di antara warga negara Inggris yang multi etnis memiliki kunci yang harus dipegang, yaitu mematuhi kode etik yang tidak boleh dilanggar. Membuat keributan dan kebisingan dalam suatu kegiatan termasuk yang melanggar kode etik dan bisa dilaporkan.
![Misi Dakwah di London Tak Pernah Temui Penghalang]()
Annisa Rebana London saat tampil di Manchester
"Selama kita tidak merusak hak manusiawi, mereka akan terima, itu pandangan di Inggris yang saya suka. Mereka sangat terbuka." jelas Ida.
"Saat latihan kami juga tidak pernah menggunakan audio tambahan, karena kami sangat menjaga kode etik," tambahnya.
Meski begitu, Ida mengakui ada saja kelompok fanatik yang mencoba menghalangi keberadaan Islam, termasuk rebana yang bagian dari budaya Islam.
"Tapi kelompok fanatik yang seperti ini, sedikit sekali jumlahnya," ujarnya.
Karena toleransi dan menghormati budaya tuan rumah, Annisa Rebana London masih eksis dan tidak menemui halangan yang berarti. Terbukti ke depannya, grup musik budaya ini dijadwalkan akan tampil di Iedul Fitri Celebration di Trafagar Square bersama Walikota Sadiq Khan yang setiap tahun mengadakan acara tersebut.
Baca juga: Memuliakan Nabi dengan Kata Sayyidina dalam Shalawat"Doakan kami tahun depan bisa tampil di tempat turis besar di Trafagar Square untuk undangan Iedul Fitri Celebration dari walikota." jelas Ida.
Adapun untuk jangka panjangnya, Annisa Rebana berharap bisa semakin dikenal dan memperkenalkan budaya Islam khas Indonesia ke seluruh wilayah Kerajaan Inggris.
(est)