Hari Kedua Ibadah Haji, Jemaah Bertolak ke Arafah Persiapan Wukuf
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 19 Juli 2021 - 13:39 WIB
Ilustrasi keberangkatan jamaah haji asal Indonesia. Foto: Langit7.id/iStock
Puncak ibadah haji ditandai dengan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah atau biasa disebut sebagai hari Arafah. Tim pertahanan sipil juga disiapkan guna memastikan keamanan sekaligus memberikan perlindungan kepada jemaah di setiap waktu.
Seperti dilansir Arabnews, Senin (19/7/2021), para jemaah mulai bertolak ke Arafah usai melaksanakan shalat Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Subuh di Mina di hari pertama. Dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat, jemaah wajib mengenakan masker, menjaga jarak, dan membawa payung untuk melindungi dari cuaca panas.
Perjalanan ke Arafah merupakan rangkaian haji di hari kedua. Kota di sebelah Timur Mekkah itu dikenal sebagai puncak ibadah haji atau Hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzhulhijjah.
Selama wukuf di Arafah, para jemaah akan mendengarkan khutbah wukuf, memperbanyak dzikir, membaca Al Quran, dan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Wukuf bisa dilakukan secara bersama-sama atau sendiri-sendiri, setelah khutbah wukuf dan shalat jamak qashar taqdim Zuhur dan Ashar.
Sebagai informasi, ibadah haji 2021 dilaksanakan hanya untuk 60.000 warga Saudi dan ekspatriat, mengingat pandemi Covid-19. Berbagai aturan prokes yang dilakukan sepeti menempatkan kamera termal di pintu Masjidil Haram untuk memantau suhu jemaah, dan juga mensterilkan masjid secara berkala.
Seperti dilansir Arabnews, Senin (19/7/2021), para jemaah mulai bertolak ke Arafah usai melaksanakan shalat Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Subuh di Mina di hari pertama. Dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat, jemaah wajib mengenakan masker, menjaga jarak, dan membawa payung untuk melindungi dari cuaca panas.
Perjalanan ke Arafah merupakan rangkaian haji di hari kedua. Kota di sebelah Timur Mekkah itu dikenal sebagai puncak ibadah haji atau Hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzhulhijjah.
Selama wukuf di Arafah, para jemaah akan mendengarkan khutbah wukuf, memperbanyak dzikir, membaca Al Quran, dan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Wukuf bisa dilakukan secara bersama-sama atau sendiri-sendiri, setelah khutbah wukuf dan shalat jamak qashar taqdim Zuhur dan Ashar.
Sebagai informasi, ibadah haji 2021 dilaksanakan hanya untuk 60.000 warga Saudi dan ekspatriat, mengingat pandemi Covid-19. Berbagai aturan prokes yang dilakukan sepeti menempatkan kamera termal di pintu Masjidil Haram untuk memantau suhu jemaah, dan juga mensterilkan masjid secara berkala.
(asf)