Cara Perguruan Tinggi Muhammadiyah Lahirkan Atlet e-Sport Profesional
Fajar adhitya
Kamis, 02 Desember 2021 - 22:07 WIB
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) turut melahirkan atlet olahraga digital (e-Sport). Foto: Istimewa.
Muhammadiyah lewat lembaga pendidikan tingginya mendorong para mahasiswa mengembangkan diri dalam aspek akademis maupun nonakademis. Seperti Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang turut melahirkan atlet olahraga digital (e-Sport).
UMM berkomitmen melahirkan atlet-atlet e-sport andalan. Jika sebelum ini UMM dikenal memiliki tim tangguh untuk gim perang dan strategi PUBG Mobile yaitu No Mercy, UMM merambah gim Mobile Legend.
Pada 20 November silam, Mobile Legend Club-ID (MLCID) UMM menggelar pertandingan tingkat nasional UMM Championship Mobile Legend Bang-Bang (MLBB) 2021. Championship ini menjadi ajang kejuaraan e-Sport tingkat nasional pertama yang mereka selenggarakan.
Baca Juga:Ridha Audrey: Esport Indonesia Sudah Semakin Maju
“Awalnya, pihak Kemahasiswaan UMM yang terus mendorong kami untuk melangsungkan kompetisi di Cabang E-Sport. Apalagi cabang ini semakin ke sini semakin diperhitungkan,” tutur Ketua MLCID UMM, Nizar Muttaqin dilansir Muhammadiyah.or.id, Kamis (2/12/2021).
Gelaran MLBB 2021 diikuti 56 tim dari universitas se-Indonesia, kompetisi MLBB 2021 memakai sistem gugur atau knockout. Adapun babak penyisihan digelar dengan mekanisme sekali kemenangan.
Baca Juga:Bisnis Menjanjikan, Stigma Gim di Masyarakat Perlu Diubah
UMM berkomitmen melahirkan atlet-atlet e-sport andalan. Jika sebelum ini UMM dikenal memiliki tim tangguh untuk gim perang dan strategi PUBG Mobile yaitu No Mercy, UMM merambah gim Mobile Legend.
Pada 20 November silam, Mobile Legend Club-ID (MLCID) UMM menggelar pertandingan tingkat nasional UMM Championship Mobile Legend Bang-Bang (MLBB) 2021. Championship ini menjadi ajang kejuaraan e-Sport tingkat nasional pertama yang mereka selenggarakan.
Baca Juga:Ridha Audrey: Esport Indonesia Sudah Semakin Maju
“Awalnya, pihak Kemahasiswaan UMM yang terus mendorong kami untuk melangsungkan kompetisi di Cabang E-Sport. Apalagi cabang ini semakin ke sini semakin diperhitungkan,” tutur Ketua MLCID UMM, Nizar Muttaqin dilansir Muhammadiyah.or.id, Kamis (2/12/2021).
Gelaran MLBB 2021 diikuti 56 tim dari universitas se-Indonesia, kompetisi MLBB 2021 memakai sistem gugur atau knockout. Adapun babak penyisihan digelar dengan mekanisme sekali kemenangan.
Baca Juga:Bisnis Menjanjikan, Stigma Gim di Masyarakat Perlu Diubah