home masjid

Kisah: Tunadaksa Berjuang Bersama Rasulullah pada Perang Uhud

Sabtu, 04 Desember 2021 - 14:08 WIB
Kaligrafi Nabi Muhammad SAW (foto: langit7.id/istock)
Amr bin Al Jamuh radiallahu anhu adalah sahabat Nabi Muhammad yang menyandang disabilitas. Ia seorang tunadaksa pada bagian kakinya yang membuatnya tak bisa berjalan dengan normal.

Meski begitu, semangat Amr dalam membela tegaknya tauhid sangat kokoh. Kecacatan fisik tak menyurutkan keinginannya untuk berjuang di sisi Rasulullah meskipun telah mendapat rukhsah (keringanan).

Karena kakinya yang pincang, Amr tidak turut serta saat komunitas muslim menghadapi lebih dari seribu pasukan kafir Quraisy pada Perang Badar. Absennya dari medan Badar membuat kerinduan Amr menggapai syahid semakin meluap-luap.

Baca Juga:Belajar Jadi Guru Ideal kepada Sosok Nabi Muhammad SAW

Syahdan, Amr akhirnya dapat turut serta membersamai Rasulullah pada Perang Uhud. Sebenarnya, Amr tetap dilarang ikut oleh keluarga dan Rasulullah. Namun, Amr tetap bersikeras pada niatnya.

“Allah memaafkanmu,” kata anak-anak Amr.

“Kalian melarangku ikut Perang Badr dan sekarang tidak membolehkanku ikut terlibat dalam Perang Uhud?” jawab Amr.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kisah sahabat akhlak rasulullah perang uhud
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya