Ternyata Kisah Rasulullah dengan Pengemis Yahudi Buta Fiktif, Tidak Ada Riwayatnya
Muhajirin
Selasa, 07 Desember 2021 - 13:47 WIB
Ilustrasi pengemis (foto: langit7.id/istock)
Kisah Rasulullah SAW dengan pengemis yahudi buta sangat masyhur di tengah masyarakat. Namun, apakah kisah itu bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah?.
Direktur INSISTS dan Pendiri Sirah Community Indonesia (SCI), Ustadz Asep Sobari, mengatakan, kisah tersebut tidak memiliki sumber yang jelas, sehingga tidak bisa dilacak muasal riwayatnya. Di sisi lain, kisah itu juga tidak logis dari sisi ilmu sejarah.
Dia mencontohkan penggalan kisah yang terakhir. Kala itu, Abu Bakar diangkat menjadi khalifah sepeninggal Rasulullah. Ia bertekad mengerjakan semua aktivitas Rasulullah SAW. Justru di penggalan itulah letak yang membingungkan.
“Pertanyaannya sejak kapan Rasulullah menyuapi yahudi buta itu? kira-kira baru atau sudah lama? Kalau Abu Bakar sudah mengerjakan semua kegiatan Rasulullah, dan bertanya kepada bunda Aisyah, artinya Abu Bakar tidak tahu kegiatan Rasulullah itu,” kata Ustadz Asep melalui kanal youtube Sirah Community, dikutip Selasa (7/12/2021).
Baca Juga: Nabi Muhammad SAW, Tokoh Pertama di Dunia yang Perjuangkan Hak Kaum Disabilitas
“Kenapa sampai bisa tidak tahu? Orang yang selalu bersama Rasulullah. Padahal itu disebutkan kebiasaan. Kalau kebiasaan berarti lama, bunda Aisyah tahu sementara Abu Bakar tidak tahu. Ini kan aneh sekali, satu aktivitas di luar rumah, istrinya tahu, abu bakar tidak tahu. Kalau di dalam rumah wajar, kalau di luar rumah, masa Abu Bakar tidak tahu kebiasaan Rasulullah,” kata Ustadz Asep.
Direktur INSISTS dan Pendiri Sirah Community Indonesia (SCI), Ustadz Asep Sobari, mengatakan, kisah tersebut tidak memiliki sumber yang jelas, sehingga tidak bisa dilacak muasal riwayatnya. Di sisi lain, kisah itu juga tidak logis dari sisi ilmu sejarah.
Dia mencontohkan penggalan kisah yang terakhir. Kala itu, Abu Bakar diangkat menjadi khalifah sepeninggal Rasulullah. Ia bertekad mengerjakan semua aktivitas Rasulullah SAW. Justru di penggalan itulah letak yang membingungkan.
“Pertanyaannya sejak kapan Rasulullah menyuapi yahudi buta itu? kira-kira baru atau sudah lama? Kalau Abu Bakar sudah mengerjakan semua kegiatan Rasulullah, dan bertanya kepada bunda Aisyah, artinya Abu Bakar tidak tahu kegiatan Rasulullah itu,” kata Ustadz Asep melalui kanal youtube Sirah Community, dikutip Selasa (7/12/2021).
Baca Juga: Nabi Muhammad SAW, Tokoh Pertama di Dunia yang Perjuangkan Hak Kaum Disabilitas
“Kenapa sampai bisa tidak tahu? Orang yang selalu bersama Rasulullah. Padahal itu disebutkan kebiasaan. Kalau kebiasaan berarti lama, bunda Aisyah tahu sementara Abu Bakar tidak tahu. Ini kan aneh sekali, satu aktivitas di luar rumah, istrinya tahu, abu bakar tidak tahu. Kalau di dalam rumah wajar, kalau di luar rumah, masa Abu Bakar tidak tahu kebiasaan Rasulullah,” kata Ustadz Asep.