home global news

Sejarah Berdirinya NU, Bermula dari Runtuhnya Kekhalifahan Turki Utsmani

Sabtu, 11 Desember 2021 - 19:06 WIB
Bendera Nahdlatul Ulama (foto: istimewa)
Wakil Rektor II Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Muhammad Faqih menjabarkan, Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikan pada 31 Januari 1926 dipicu oleh peristiwa besar internasional terkhusus dunia Islam. Pada saat itu, terjadi peristiwa politik dan keagamaan yang mengguncang dunia.

Dua peristiwa itu saling berkaitan erat. Diawali dengan peristiwa runtuhnya Kekhalifahan Turki pada 3 Maret 1924. Keruntuhan itu memunculkan dua kubu yang ingin mendirikan kekhalifahan baru, yakni kubu Kairo di Mesir bersama Rasyid Ridha dan kubu Mekah yang mula-mula diinisiasi Syarif Husein.

“Dua kubu ini akan mengadakan muktamar internasional untuk membahas kekhalifahan. Yang di Mekah lebih dahulu mengadakan, tapi ternyata tidak berhasil, dan Syarif Husein pada tahun berikutnya diserang oleh Ibnu Saud, dan Mekah dan Madinah dikuasai oleh Ibnu Saud,” kata Faqih dalam webinar Menyongsong Abad ke-2 NU, Sabtu (11/12/2021).

Setelah itu, muncul peristiwa keagamaan yang sangat besar. Sebelum dikuasai Ibnu Saud, amaliyah Haramain adalah ahlus sunnah wal jamaah dengan mazhab yang empat. Namun berubah menjadi satu mazhab saja, yakni mengikuti Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahab.

“Ini peristiwa yang sangat besar, dan berpengaruh kepada umat Islam di Hindia Belanda pada saat itu,” ucapnya.

Hindia Belanda sebagai komunitas muslim yang besar juga mendapat undangan untuk datang ke Muktamar kekhalifahan internasional, baik ke Kairo maupun ke Mekah. Hanya saja, tokoh yang diundang hanya yang memiliki organisasi.

Kala itu hanya ada dua organisasi Islam, yakni Muhammadiyah dan Syarikat Islam. Muhammadiyah dan Syarikat Islam agak berbeda pendapat. Muhammadiyah cenderung untuk ikut kubu Kairo, karena di sana ada Rasyid Ridha sebagai pemikir. Syarikat Islam di bawah HOS Cokroaminoto cenderung ke Mekah, karena mencurigai Raja Fuad di Mesir sebagai boneka Inggris.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
nahdlatul ulama sejarah komite hijaz
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya