home edukasi & pesantren

Kreatif, Begini Cara Ponpes Gasek Semarakkan Idul Adha saat Pandemi

Selasa, 20 Juli 2021 - 10:54 WIB
Pondok Pesantren Sobilurroyad, Gasek, Malang, Jawa Timur. Foto: instagram @ponpesgasek
Pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang bagi Pondok Pesantren Sobilurroyad, Gasek, Malang, Jawa Timur dalam menyiarkan nilai-nilai Idul Adha kepada masyarakat luas. Para santri mengemas ibadah tahunan umat Islam itu dalam bentuk video yang sangat menarik.

Sejak Senin (19/7/2021), pondok yang diasuh KH Marzuqi Mustamar itu telah menyiarkan takbir secara virtual melalui channel YoutubePonpes Gasek TV. Bisa dibilang, kualitas video yang mereka tawarkan kepada penonton berkelas, baik dari sudut pengambilan gambar, pencahayaan, hingga kualitas audio.

Misalnya dalam vidio bertajuk “Takbir Santri Gasek”. Terdapat lima santri tampil sebagai vokalis dengan melafalkan takbir secara teratur. Sudut pengambilan gambar dari segala arah, kamera tidak monoton dari depan saja, sesekali menyorot gerak mulut sang vokal. Penampilan itu makin syahdu dengan iringan rebana disertai pencahayaan lampu berwarna biru yang memantul ke backround warna hitam.

Selain video yang dirilis ala video klip, Ponpes Gasek juga menyiarkan takbiran dalam bentuk audio selama delapan jam. Tayangan tersebut bisa mengobati rindu umat Islam yang ingin merasakan suasana lebaran di era normal. Bisa didengarkan sambil rebahan, atau diputar saat berkegiatan di rumah.

Pun demikian dengan perayaan Idul Adha hari ini. Terlihat santri dengan protokol kesehatan merayakan Idul Adha di Masjid Nur Ahmad Ponpes Sabilurroyad. Vidio dimulai dengan tampilan flyer selamat hari raya.

Berbeda dengan vidio takbiran, karya visual dalam perayaan itu lebih banyak menyorot khatib, KH Marzuqi Mustamar, agar penonton lebih bisa khusyuk mengikuti kegiatan itu. Pilihan tayangan seperti sangat tepat, sebab khutbah dibutuhkan kehadiran hati sehingga penonton lebih banyak mendengar.

Kreativitas santri menghadapi perkembangan zaman itu makin dilengkapi dengan nasihat khutbah yang disampaikan KH Marzuqi Mustamar. Dengan tegas ia meminta masyarakat untuk tetap bersatu di atas jalan islam dan iman. Ia menyebut persatuan adalah kewajiban.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pondok pesantren idul adha hewan kurban pandemi covid-19 pondok pesantren sobilurroyad
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya