Ma'ruf Amin Beberkan Poin Penting untuk Perkuat Ekosistem Industri Produk Halal
Mahmuda attar hussein
Kamis, 16 Desember 2021 - 15:25 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin. Foto: Setwapres
Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan industri produk halal. Apalagi, kuliner khas Tanah Air dengan balutan kekayaan bumbu rempahnya menjadi nilai tambah bagi wisatawan.
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin menyebutkan, untuk mewujudkan pengembangan ekosistem industri produk halal yang kokoh dan berkelanjutan, dibutuhkan penguatan branding, literasi, SDM, riset dan inovasi, infrastruktur teknologi, serta regulasi.
"Seluruhnya harus disinergikan untuk menciptakan suatu rantai pasok halal, mulai dari bahan baku hingga produk halal sampai ke konsumen,” ujarnya di acara Halal Dining Asean Forum 2021, Jakarta, Rabu (15/12).
Baca juga: Wapres: Santri harus Berperan Berdayakan Ekonomi Ummat
Untuk itu, Ma'ruf meminta pemangku kepentingan terkait dan para ahli di bidangnya, dapat memperdalam informasi guna mengoptimalkan pengembangan industri makanan halal berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.
Dia meyakini, cita-cita Indonesia untuk menjadi produsen halal terbesar di dunia pada 2024 dapat terwujud.
“Kita yakin, InsyaAllah kita bisa menjadi produsen makanan halal terbesar. Apalagi didukung dengan kekayaan aneka bumbu rempah eksotis,” jelasnya.
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin menyebutkan, untuk mewujudkan pengembangan ekosistem industri produk halal yang kokoh dan berkelanjutan, dibutuhkan penguatan branding, literasi, SDM, riset dan inovasi, infrastruktur teknologi, serta regulasi.
"Seluruhnya harus disinergikan untuk menciptakan suatu rantai pasok halal, mulai dari bahan baku hingga produk halal sampai ke konsumen,” ujarnya di acara Halal Dining Asean Forum 2021, Jakarta, Rabu (15/12).
Baca juga: Wapres: Santri harus Berperan Berdayakan Ekonomi Ummat
Untuk itu, Ma'ruf meminta pemangku kepentingan terkait dan para ahli di bidangnya, dapat memperdalam informasi guna mengoptimalkan pengembangan industri makanan halal berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.
Dia meyakini, cita-cita Indonesia untuk menjadi produsen halal terbesar di dunia pada 2024 dapat terwujud.
“Kita yakin, InsyaAllah kita bisa menjadi produsen makanan halal terbesar. Apalagi didukung dengan kekayaan aneka bumbu rempah eksotis,” jelasnya.