Tafsir Al Baqarah Ayat 120: Pentingnya Keteguhan dalam Islam
Fajar adhitya
Jum'at, 17 Desember 2021 - 05:00 WIB
Penampakan gerhana merupakan salah satu dari tanda-tanda kebesaran Allah Swt. Foto: iStock.
Surat Al Baqarah ayat 120 mengandung pesan bahwa umat Islam harus mempelajari Islam dengan sebaik-baiknya agar tidak mudah disesatkan. Allah menegaskan bahwa risalah Islam yang disampaikan Nabi Muhammad adalah sebenar-benarnya petunjuk.
Nabi Muhammad sangatlah berkasih sayang kepada umat-umatnya dan sangat ingin agar semua manusia memeluk Islam sebagai satu-satunya jalan keselamatan. Namun, pada kenyataanya ada sebagian golongan yang tidak bergembira dengan risalahnya.
Firman Allah dalam Surat Al Baqarah ayat 120:
وَلَنْ تَرْضٰى عَنْكَ الْيَهُوْدُ وَلَا النَّصٰرٰى حَتّٰى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ اِنَّ هُدَى اللّٰهِ هُوَ الْهُدٰى ۗ وَلَىِٕنِ اتَّبَعْتَ اَهْوَاۤءَهُمْ بَعْدَ الَّذِيْ جَاۤءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ
Artinya: Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya).” Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah.
Baca Juga:Tafsir An Nur Ayat 30: Peringatan Kepada Laki-laki untuk Jaga Pandangan
Pada ayat sebelumnya, Allah menyatakan bahwa tugas Rasulullah hanyalah menyampaikan Islam sebagai kabar gembira dan pemberi peringatan. Allah tidak menuntut Rasulullah bila dakwahnya tidak diterima oleh seluruh manusia.
Nabi Muhammad sangatlah berkasih sayang kepada umat-umatnya dan sangat ingin agar semua manusia memeluk Islam sebagai satu-satunya jalan keselamatan. Namun, pada kenyataanya ada sebagian golongan yang tidak bergembira dengan risalahnya.
Firman Allah dalam Surat Al Baqarah ayat 120:
وَلَنْ تَرْضٰى عَنْكَ الْيَهُوْدُ وَلَا النَّصٰرٰى حَتّٰى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ اِنَّ هُدَى اللّٰهِ هُوَ الْهُدٰى ۗ وَلَىِٕنِ اتَّبَعْتَ اَهْوَاۤءَهُمْ بَعْدَ الَّذِيْ جَاۤءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ
Artinya: Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya).” Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah.
Baca Juga:Tafsir An Nur Ayat 30: Peringatan Kepada Laki-laki untuk Jaga Pandangan
Pada ayat sebelumnya, Allah menyatakan bahwa tugas Rasulullah hanyalah menyampaikan Islam sebagai kabar gembira dan pemberi peringatan. Allah tidak menuntut Rasulullah bila dakwahnya tidak diterima oleh seluruh manusia.