Imam al-Tabari menjelaskan bahwa ayat ini ditujukan kepada mereka yang berpura-pura berkata beriman kepada Allah dan hari akhir padahal hatinya mengingkari.
Ayat ini memperkenalkan konsep marad al-qalb atau penyakit hati sebagai kondisi keagamaan yang sangat berbahaya, sekaligus menjelaskan hukum sunnatullah bahwa perbuatan jahat akan membawa dampak pada bertambahnya kejahatan.
Ibnu Katsir menegaskan bahwa ucapan yang keluar dari mulut orang-orang munafik adalah pernyataan hampa yang tidak memiliki bobot keimanan sama sekali. Pengakuan tersebut sama sekali tidak diiringi dengan tasdiq atau pembenaran dari dalam hati.
Imam at-Thabari memberikan ulasan mendalam dalam Jami al-Bayan bahwa yang dimaksud dengan ghaib adalah seluruh realitas akhirat dan alam metafisik yang berada di luar jangkauan panca indera manusia di dunia.
Pramumasak Bobon Santoso dikabarkan telah masuk Islam atau menjadi mualaf. Setelah video yang memperlihatkan dirinya mengucap syahadat, Bobon Santoso mengunggah ayat Al-Qur'an, penggalan surat Al Baqarah ayat 286.
Surah Al-Baqarah memiliki kedudukan istimewa dalam Al-Quran dengan tiga manfaat utama: melindungi rumah dari setan selama tiga hari/malam saat dibaca, membawa keberkahan bagi pembacanya, dan memiliki Ayat Kursi yang merupakan ayat teragung. Membacanya secara rutin memberikan perlindungan dan ketenangan jiwa.
Makna ayat terakhir surat Al Baqarah bisa diamalkan kaum muslimin yang sedang menghadapi masalah berat. Sebab ada kandungan doa memohon bantuan Allah SWT.
dalam Islam, kesehatan menjadi hal utama untuk menjalani aktivitas termasuk beribadah pada Allah SWT. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah melalui makanan yang halal.
Bacaan 2 ayat terakhir Al Baqarah ternyata mengandung doa yang luar biasa. Lafal tersebut mungkin biasa didengar ketika momen berdoa usai salat berjamaah.
Dalam tafsir Ibnu Katsir, Muqatil Ibnu Hayyan menjelaskan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan masalah nafkah tatawwu. As-Saddi mengatakan, ayat ini di-nasakh oleh zakat, tetapi pandangan ini masih perlu dipertimbangkan.
Prof Dr Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir menjelaskan, tujuan dua malaikat ini sebenarnya adalah untuk mengajari manusia membedakan antara sihir dan mukiizat. Selain itu supaya mereka tahu bahwa ahli sihir yang mengaku nabi secara dusta sebenarnya adalah tukang sihir, bukan nabi.