LANGIT7.ID - , Jakarta -
Islam adalah agama yang memberi perhatian luar biasa pada
pola makan dan kesehatan. Sebab, dalam Islam, kesehatan menjadi hal utama untuk menjalani aktivitas termasuk beribadah pada Allah SWT. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah melalui
makanan yang halal.Salah satu firman Allah SWT dalam surat
Al-Baqarah ayat 168 memerintahkan umat manusia untuk memakan makanan yang halal dan thayyib.
Baca juga: Tips Mencari Makanan Halal Kala Berwisata ke Luar Negeriيٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ
Artinya: Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.
Menurut tafsir Kemenag RI, ayat tersebut menjelaskan makanan yang baik adalah makanan halal, tidak haram, baik zatnya maupun cara memperolehnya. Selain halal, makanan juga harus yang baik, yaitu yang sehat, aman, dan tidak berlebihan.
Di samping itu ada sejumlah manfaat mengonsumsi makanan dan minuman halal. Mengutip dari laman IHATEC, berikut penjelasannya.
1. Terhindar dari segala jenis penyakit
Bukan tanpa alasan Islam mengharamkan makanan dan minuman. Bila dilihat dari sisi medis, makanan dan minuman yang tidak halal memiliki efek berbahaya bagi tubuh manusia.
Baca juga: Punya 1 Pemain Muslim, Wolves Sediakan Mushala dan Makanan HalalAmbil contoh haramnya mengonsumsi daging
babi. Alasannya karena daging babi mengandung cacing pita di dalamnya akibat pola hidup dan makanan babi yang jorok.
Begitu juga halnya dengan
minuman beralkohol yang dapat memunculkan dampak negatif pada kesehatan seperti gangguan jantung,
hipertensi dan lainnya.
2. Dilindungi Allah SWT dari perbuatan dosa
Hikmah selanjutnya dari anjuran mengonsumsi makanan dan minuman halal adalah selalu dilindung Allah Swt dari perbuatan dosa. Sebab, makanan minuman haram mengandung dosa di dalamnya. Bahkan, bukan dari konsumsinya saja, perbuatan dosa lainnya pun bisa timbul.
Misalnya minum minuman beralkohol yang bisa mempengaruhi dan mengganggu pikiran dan akal sehat. Kemudian bisa memunculkan perbuatan kriminal yang merugikan orang.
3. Menjaga akhlak
Makanan dan minuman halal tak hanya sebatas pada jenisnya saja, tapi juga pada bagaimana cara kita memperolehnya. Seperti misalnya mendapatkan makanan dari hasil mencuri atau mengonsumsi secara berlebihan.
Baca juga: Ramadhan di Jerman: Tanpa Adzan dan Sulit Mencari Makanan HalalBila kondisinya seperti itu, makanan dan minuman yang didapat dari cara tidak halal akan berdampak pada hati dan akal yang tidak sehat.
4. Mendatangkan rezeki yang baik
Saat kita memakan dan meminum yang halal dari rezeki yang baik, maka membuat kita terbiasa mencarinya dengan hal yang baik pula. Di samping itu, Allah Swt menjamin hamba-hambanya yang bersabar dan beriman dengan mencukupkan rezekinya selama di dunia.
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. (Surat Al Baqarah ayat 155).
Baca juga: Makanan Halal hingga Masjid Terdekat, Ini 6 Aplikasi untuk Pelancong Solo Wanita(est)