UAS menerangkan, ayat Al-Baqarah 143 menyiratkan pesan bahwa Allah Swt hendak menjadikan umat Islam sebagai umat yang bersikap moderat. Dalam urusan sosial, Allah menghendaki agar senantiasa berbuat baik kepada sesama manusia apapun latar belakangnya.
Melakukan iktikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan merupakan sunnah yang dianjurkan, berdasarkan dalil Al-Qur'an, hadits, dan ijma. Dan bisa wajib apabila dengan nadzar.
Surat Al-Baqarah ayat 177 menguraikan tentang sifat-sifat orang mukmin yang patuh menjalankan syariat. Ibnu Katsir menyebut ayat ini mencakup sendi-sendi yang agung, kaidah-kaidah yang umum, dan aqidah yang lurus.
Ada tips mengusir setan di dalam rumah. Cara ini diajarkan Rasulullah, yakni dengan membaca surah Al Baqarah, khususnya oleh penghuni kediaman tersebut.
Kewajiban menjalankan puasa Ramadhan bagi setiap muslim diuraikan dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 183. Kemudian sampai ayat 187 Allah menerengkan hal-hal yang berkaitan dengan ibadah puasa mengenai hak dan kewajiban seorang hamba.
Bertepatan dengan hari Jumat sebagai penghujung bulan Sya'ban, khatib Jumat dapat memberikan khazanah keilmuan sebagai bekal umat Islam dalam menjalani bulan Ramadhan.
Secara spiritual, mencegah cemas berlebihan dapat dilakukan dengan berdzikir dan memerbanyak membaca Al-Quran. Terdapat banyak kisah-kisah penguat hati, ayat-ayat motivasi, dan doa-doa penenang jiwa yang dapat dibaca dan ditadabburi.
Untuk menghadirkan ketenangan jiwa dan raga, kita dapat memperbanyak dzikir kepada Allah. Membaca dan mentadabburi ayat-ayatnya untuk mengambil berbagai hikmah dan pelajaran.
Asal kata kutiba adalah tulisan yang dibaca, diungkapkan di sini maknanya penegasan dan penetapan, artinya diwajibkan dan ditetapkan karena yang ditulis lebih pantas untuk ditetapkan dan dikekalkan.
Allah Swt pasti memaafkan dan mengampuni dosa hamba-hambaNya selama mau bertaubat dan tidak mengulangi kesalahannya. Allah mengampuni setiap dosa, baik dosa kecil, dosa besar, dosa syirik bahkan dosa kekufuran selama ia bertaubat sebelum datangnya kematian.
Secara istilah, pernikahan adalah ikatan lahir batin antara dua insan sebagai pasangan untuk menciptakan keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan sejahtera.
Berhubungan badan atau jima bagi suami-istri merupakan kebutuhan primer dan merupakan ibadah. Allah menghalalkan suami-istri untuk bercampur pada malam hari di bulan suci Ramadhan.
Bulan Syaban merupakan momentum untuk kembali mengingat utang puasa tahun lalu dan membayarnya sebelum menjalankan ibadah shaum Ramadhan. Sebab, pada bulan Syaban, umat Islam dianjurkan memperbanyak puasa sunnah.