LANGIT7.ID, Jakarta - Umat Islam akan segera menjalani shaum dan ibadah lain di bulan Ramadhan, bulan agung dengan berbagai keutamaan. Bulan Ramadhan adalah kado terindah dari Allah khusus untuk umat Nabi Muhammad.
Ada lima pemberian Allah pada umat Nabi Muhammad yang tidak Allah berikan pada umat sebelumnya. Bulan Ramadhan dapat menjadi madrasah diri dan keluarga untuk terus memompa amal shalih dalam bingkai iman dan takwa.
Bertepatan dengan hari Jumat sebagai penghujung bulan Sya'ban, khatib Jumat dapat memberikan khazanah keilmuan sebagai bekal umat Islam dalam menjalani bulan Ramadhan. Berikut lima tema khutbah Jumat menyambut Ramadhan:
1. Al-Quran Hidayah Manusia Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an. Pada bulan ini pula umat Islam menggiatkan tadarus, tadabbur, dan mengkhatamkan Al-Qur'an.
Baca Juga: PP Persis: Umat Islam Selalu Jadi Korban Wacana Pemberantasan TerorismeFirman Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat 185:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ
Artinya: Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).
Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya untuk pertama kali diturunkan Al-Qur'an pada lailatul qadar, yaitu malam kemuliaan. Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang benar dan yang salah.
2. Allah Melipatgandakan RahmatNya Pada bulan Ramadhan, Allah melipatgandakan rahmat-Nya, mencurahkan pahala yang tiada terkira bagi hamba-Nya yang ikhlas dalam beribadah. Pada bulan ini, semua amal ibadah mendapat pahala yang berlipat ganda sampai 70 kali lipat lebih.
"Barang siapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya. Dan, barang siapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu, nilainya sama dengan 70 kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadan." (HR. Bukhari-Muslim).”
3. Bulan Tazkiyatun Nafs Ramadhan adalah bulan pembersihan jiwa bagi orang-orang yang beriman. Pada siang hari berpuasa menahan hawa nafsu, lalu menggiatkan ibadah pada malam harinya.
Allah menyampaikan bahwa setiap diri (nafs/jiwa) punya potensi untuk durhaka (fujur) dan untuk taat (taqwa). Potensi durhaka atau buruk itu tidak boleh dibiarkan berkembang, harus ditekan dan dimatikan.
Baca Juga: Demi Kemaslahatan, Kemenag Harap Umat Islam Indonesia Serempak Awal RamadhanSedangkan, potensi baik atau takwa harus dipelihara, dipupuk, dan dikembangkan. Dalam bahasa Alquran, memelihara, memupuk, dan mengembangkan itu disebut dengan tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa.
4. Bulan Terkabulnya Segala Doa Ramadhan adalah bulan memperbanyak doa sebab Allah membuka pintu rahmat yang selebar-lebarnya. Hamba yang berdoa saat berpuasa akan diijabah oleh Allah Swt.
Allah Ta’ala berfirman,
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186).
Baca Juga: Bagaimana Doa Buka Puasa yang Biasa Dibaca Rasulullah?Ibnu Katsir menerangkan bahwa masalah ini disebutkan di sela-sela penyebutan hukum puasa. Ini menunjukkan akan anjuran memperbanyak doa ketika bulan itu sempurna, bahkan diperintahkan memperbanyak doa tersebut di setiap kali berbuka puasa. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 2: 66).
5. Dibukanya Pintu Surga Allah membuka pintu surga pada bulan Ramadhan menggambarkan Allah melimpahkan rahmatNya. Menggapai kesempurnaan Ramadhan tak akan mudah tanpa diiringi doa.
Terus memohon do’a pada Allah agar kita mudah menjalankan berbagai bentuk ibadah, baik shalat malam, ibadah puasa itu sendiri, banyak berderma, mengkhatamkan atau mengulang hafalan Qur’an dan kebaikan lainnya.
ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ
“Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad).
(zhd)