LANGIT7.ID, Jakarta - Tiada tempat yang paling pantas untuk mengadukan permasalahan hidup kecuali kepada Allah Swt. Sikap berserah diri dan menerima segala ketentuan Allah akan memberikan ketenangan lahir dan batin.
Untuk menghadirkan ketenangan jiwa dan raga, kita dapat memperbanyak dzikir kepada Allah. Membaca dan mentadabburi ayat-ayatnya untuk mengambil berbagai hikmah dan pelajaran.
Berikut tujuh ayat Al-Qur’an yang dapat menghadirkan ketenangan jiwa dan memotivasi agar semakin semangat dalam menjalani hidup:
Baca Juga: Banyak Penghafal Al-Qur’an Bukti Gagalnya Islamofobia1. At-Taubah Ayat 40 ...لَا تَحْزَنْ اِنَّ اللّٰهَ مَعَنَاۚ فَاَنْزَلَ اللّٰهُ سَكِيْنَتَهٗ عَلَيْهِ وَاَيَّدَهٗ بِجُنُوْدٍ لَّمْ تَرَوْهَا...
Artinya: ...Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita. Maka Allah menurunkan ketenangan kepadanya dan membantu dengan bala tentara yang tidak terlihat...
Ayat ini berkisah tentang kesulitanyang dihadapi Rasulullah dan sahabatnya, Sayyidina Abu Bakar yang tengah bersembunyi di dalam gua dari pengejaran kaum musyrikin Makkah.
2. Yusuf Ayat 87وَلَا تَا۟يْـَٔسُوْا مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ ۗاِنَّهٗ لَا يَا۟يْـَٔسُ مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ اِلَّا الْقَوْمُ الْكٰفِرُوْنَ
Artinya: Jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir.
Ini merupakan perkataan Nabi Ya’kub kepada putra-putranya saat memerintahkan mereka mencari kabar yang benar tentang keadaan Yusuf dan Bunyamin di Mesir.
3. Al Insyirah Ayat 1اَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَۙ
Artinya: Bukankah kami telah melapangkan dadamu?
Baca Juga: Perbedaan Shalat Tarawih, Tahajud, Qiyamul Lail, dan Qiyamu RamadhanAyat ini merupakan motivasi Allah kepada Nabi Muhammad ketika menghadapi kesulitan dalam berdakwah. Maksud dari ayat ini adalah Allah telah membersihkan jiwa Nabi saw dari segala macam perasaan cemas, sehingga dia tidak gelisah, susah, dan gusar. Surat Al-Insyirah dapat dibaca sebagai motivasi menjalani hidup agar lebih bergairah.
4. Al-Baqarah Ayat 286لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا
Artinya: Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
Dalam mencapai tujuan hidup itu, manusia diberi beban oleh Allah sesuai kesanggupannya, mereka diberi pahala lebih dari yang telah diusahakannya. Amal yang dibebankan kepada seseorang hanyalah yang sesuai dengan kesanggupannya.
5. Ali Imran Ayat 139وَلَا تَهِنُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَنْتُمُ الْاَعْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Artinya: Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman.
Ayat ini menghendaki agar kaum Muslimin jangan bersifat lemah dan bersedih hati, meskipun mereka mengalami pukulan berat. Dalam konteks ayat ini, umat Islam saat itu mengalami kerugian sangat besar dalam Perang Uhud.
6. At-Taubah Ayat 129حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ
Artinya: Cukuplah Allah bagiku; tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung.
Baca Juga: Kapolri Minta FKUB Siapkan Strategi Vaksinasi di Bulan RamadhanSaat berhadapan dengan pengkhianatan, kesulitan, ketidakadilan maka berdzikirlah dengan ayat tersebut agar Allah menguatkan hati dan pikiran kita.
7. Ali Imran Ayat 200يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اصْبِرُوْا وَصَابِرُوْا وَرَابِطُوْاۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ ࣖ
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.
Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu semua dalam taat kepada Allah dengan meninggalkan perbuatan maksiat dan segala larangan dengan cara menjauhinya serta bertobatlah, dan kuatkanlah kesabaranmu terhadap musibah yang menimpamu maupun tingkah laku orang yang mungkin terasa menyakitkan.
(zhd)