Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 29 Mei 2026
home masjid detail berita

Tafsir Al Baqarah Ayat 215: Pos Infak Utama kepada Orang Tua

hasanah syakim Rabu, 31 Agustus 2022 - 06:00 WIB
Tafsir Al Baqarah Ayat 215: Pos Infak Utama kepada Orang Tua
Tafsir Al Baqarah Ayat 215: Pos Infak Utama kepada Orang Tua. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Islam mengajarkan bagi umatnya untuk mengeluakan atau menyisihkan sebagian harta miliknya untuk diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya dengan syarat-syarat tertentu.

Allah Ta'ala telah menetapkan ketentuan-ketentuan dalam Islam dengan baik, indah serta tidak memberatkan hambaNya, termasuk mengeluarkan infak dan bersedekah. Allah Ta'ala juga menempatkan orang tua sebagai pos utama dalam urutan penerima infak.

Allah Ta'ala berfirman dalam Surat Al Baqarah Ayat 215:

يَسْـَٔلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَ ۗ قُلْ مَآ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْاَقْرَبِيْنَ وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَابْنِ السَّبِيْلِ ۗ وَمَا تَفْعَلُوْا مِنْ خَيْرٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ

Artinya: Mereka bertaya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan". Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Alla Maha Mengetahuinya. (QS Al Baqarah: 215).

Baca Juga: Tafsir Al-Insyirah Ayat 7: Seimbang Antara Urusan Dunia dan Akhirat

Dalam tafsir Ibnu Katsir, Muqatil Ibnu Hayyan menjelaskan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan masalah nafkah tatawwu. As-Saddi mengatakan, ayat ini di-nasakh oleh zakat, tetapi pandangan ini masih perlu dipertimbangkan.

Selanjutnya, Ibnu Abbas meriwayatkan Amir bin lal Jamuh al-Ansari, orang yang telah lanjut usia dan mempunyai banyak harta bertanya kepada Rasulullah Saw, harta apakah yang sebaiknya saya nafkahkan dan kepada siapa nafkah itu saya berikan? Maka sebagai jawaban turunlah ayat ini.

Nafkah yang dimaksud dalam ayat ini adalah nafkah sunah, yaitu sedekah, bukan yang wajib, seperti zakat dan yang lainnya. Dengan begitu, ayat ini mengajarkan bahwa apa yang dinafkahkan, banyak ataupun sedikit pahalanya adalah untuk orang yang menafkahkan itu dan tercatat di sisi Allah Ta'ala sebagai amal salih. Hal tersebut sebagaimana hadis yang berbunyi:

إِنَّمَا هِيَ أَعْمَالُكُمْ أُحْصِيْهاَ لَكُمْ

Artinya: "Bahwasanya pahala perbuatanmu adalah kepunyaanmu. Akulah yang mencatatnya untukmu. (HR Muslim).

Sesuatu yang dinafkahkan hendaklah diberikan lebih dahulu kepada orang tua, yakni ibu dan bapak karena keduanya adalah orang yang paling berjasa kepada anaknya. Keduanyalah yang mendidik sejak dari kandungan dan di waktu kecil bersusah payah menjaga pertumbuhannya.

Baca Juga: Sibuk Tak Jadi Halangan, Ini 7 Langkah Jadi Penghafal Al-Quran

Setelah itu barulah nafkah diberikan kepada kaum kerabat, seperti anak-anak, saudara-saudara yang memerlukan bantuan. Apa saja yang dinafkahkan oleh manusia, Allah Ta'ala mengetahuinya, sehingga yang akan membalas dan memberikan pahala berlipat ganda ialah Allah Ta'ala sesuai keikhlasan seseorang.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 29 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)