Makna Alif Lam Mim dan Haa Mim dalam Al-Qur'an
Muhajirin
Senin, 20 Desember 2021 - 12:58 WIB
Ilustrasi alif lam mim (foto: langit7.id/istock)
Di dalam Al-Qur'an, terdapat beberapa ayat yang tak memiliki arti seperti kata Alif Lam Mim dan Haa Mim. Namun, sebenarnya ayat tersebut bisa dipahami meski tak memiliki arti secara harfiah.
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menjelaskan, sudah ada kaidah dalam memaknai Al-Qur'an, baik kaidah yang diciptakan para ulama maupun kaidah bahasa dari peradaban Arab.
"Kemudian Al-Qur'an turun dengan memakai bahasa Arab, meskipun ga paham bahasa Arab, tapi dari tata bahasa yang digunakan orang Arab kita bisa paham. Misalnya, kalau saya mengajari anak saya dengan ulet dari A-Z. Saya punya anak latih dari A-Z," kata Gus Baha, dikutip kanal Santri Gayeng, Senin (20/12/2021).
Penggunaan A-Z merupakan istilah bahasa Indonesia yang dijadikan perumpamaan oleh Gus Baha sebagaimana kata Alif Lam Mim dan Haa Mim dalam Al-Qur'an. Ketika seorang guru bercerita telah mengajar suatu bidang ilmu dari A-Z. Semua yang mendengar atau murid pasti paham arah dari kata A-Z itu.
Demikian pula misalnya, kata Gus Baha, seorang anak muda tengah nongkrong dan bercerita kepada temannya. Pemuda itu berkata, "tadi saya disinggung, tanpa ba-bi-bu langsung saya pukul."
Kalimat ba-bi-bu itu menurut Gus Baha merupakan kalimat yang tidak memiliki arti atau makna, tapi bisa diketahui arah dan maksudnya. Demikian pula penggunaan kalimat Alif Lam Mim dan kalimat serupa dalam Al-Qur'an.
"Di sini, ada ulama, termasuk Ibnu Abbas dan beberapa ulama mengatakan, alif lam mim dan haa mim itu termasuk dalam kriteria ini," kata Gus Baha.
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menjelaskan, sudah ada kaidah dalam memaknai Al-Qur'an, baik kaidah yang diciptakan para ulama maupun kaidah bahasa dari peradaban Arab.
"Kemudian Al-Qur'an turun dengan memakai bahasa Arab, meskipun ga paham bahasa Arab, tapi dari tata bahasa yang digunakan orang Arab kita bisa paham. Misalnya, kalau saya mengajari anak saya dengan ulet dari A-Z. Saya punya anak latih dari A-Z," kata Gus Baha, dikutip kanal Santri Gayeng, Senin (20/12/2021).
Penggunaan A-Z merupakan istilah bahasa Indonesia yang dijadikan perumpamaan oleh Gus Baha sebagaimana kata Alif Lam Mim dan Haa Mim dalam Al-Qur'an. Ketika seorang guru bercerita telah mengajar suatu bidang ilmu dari A-Z. Semua yang mendengar atau murid pasti paham arah dari kata A-Z itu.
Demikian pula misalnya, kata Gus Baha, seorang anak muda tengah nongkrong dan bercerita kepada temannya. Pemuda itu berkata, "tadi saya disinggung, tanpa ba-bi-bu langsung saya pukul."
Kalimat ba-bi-bu itu menurut Gus Baha merupakan kalimat yang tidak memiliki arti atau makna, tapi bisa diketahui arah dan maksudnya. Demikian pula penggunaan kalimat Alif Lam Mim dan kalimat serupa dalam Al-Qur'an.
"Di sini, ada ulama, termasuk Ibnu Abbas dan beberapa ulama mengatakan, alif lam mim dan haa mim itu termasuk dalam kriteria ini," kata Gus Baha.