Kisah Para Nabi
Sabar dalam Berdakwah, Berkaca dari Keputusasaan Nabi Yunus
Fajar adhitya
Senin, 20 Desember 2021 - 17:36 WIB
Ilustrasi seorang pendakwag di tengah gurun pasir yang tandus. Foto: Langit7/iStock.
Dakwah adalah proses penanaman dan pendidikan Islam secara berkelanjutan. Karenanya diperlukan kesabaran yang kokoh dalam menyampaikan ajaran Islam kepada umat manusia.
Tentang kesabaran dalam berdakwah ini, para dai, penceramah, pendakwah dapat berkaca dari kisah Nabi Yunus alaihissalam. Betapa gigih dan panjangnya masa dakwah Nabi Yunus, tapi masyarakat yang menerima risalahnya sedikit sekali.
Nabi Yunus diutus oleh Allah untuk berdakwah pada penduduk Ninawa (di wilayah Irak). Ketika mendapatkan perintah tersebut, perjalanan panjang melintasi padang pasir yang luas dan gersang pun ditempuh Nabi Yunus dari negeri Syam (Suriah Raya).
Baca Juga:Asbabun Nuzul Surat Al Kafirun: Larangan Sinkretisme Agama
Dikisahkan Nabi Yunus berdakwah selama 33 tahun di wilayah tersebut. Namun, risalahnya seperti angin lalu bagi penduduk Ninawa, bahkan sampai masa dakwah tersebut hanya dua orang saja yang menerima dakwah Nabi Yunus.
Surat Al Anbiya ayat 87:
وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ
Tentang kesabaran dalam berdakwah ini, para dai, penceramah, pendakwah dapat berkaca dari kisah Nabi Yunus alaihissalam. Betapa gigih dan panjangnya masa dakwah Nabi Yunus, tapi masyarakat yang menerima risalahnya sedikit sekali.
Nabi Yunus diutus oleh Allah untuk berdakwah pada penduduk Ninawa (di wilayah Irak). Ketika mendapatkan perintah tersebut, perjalanan panjang melintasi padang pasir yang luas dan gersang pun ditempuh Nabi Yunus dari negeri Syam (Suriah Raya).
Baca Juga:Asbabun Nuzul Surat Al Kafirun: Larangan Sinkretisme Agama
Dikisahkan Nabi Yunus berdakwah selama 33 tahun di wilayah tersebut. Namun, risalahnya seperti angin lalu bagi penduduk Ninawa, bahkan sampai masa dakwah tersebut hanya dua orang saja yang menerima dakwah Nabi Yunus.
Surat Al Anbiya ayat 87:
وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ