home edukasi & pesantren

Prinsip Menuntut Ilmu: Tidak Pilih-pilih Guru dan Ambil Manfaat dari Manapun

Rabu, 22 Desember 2021 - 19:19 WIB
Ilustrasi seorang santri belajar mengaji (foto: langit7.id/istock)
Sejak turunnya wahyu pertama, Islam telah mendorong peningkatan literasi dan pendidikan. Ayat pertama yang turun kepada Baginda Nabi Muhammad SAW adalah perintah untuk membaca. Allah Ta’ala berulang kali menekankan pentingkan pendidikan dalam Al-Qur’an.

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang telah diberi pengetahuan.” (QS Al-Mujadilah: 11).

“Dan jangan tergesa-gesa (wahai Muhammad) dengan Al-Qur’an sebelum wahyu itu selesai bagimu, dan katakana, “Tuhanku! Tingkatkan aku dalam pengetahuan.” (QS Taha: 114).

Perintah menuntut ilmu itu telah mendorong perkembangan ilmu pengetahuan. Seperti penelitian ilmiah, membuka lingkaran belajar, pemanfaatan sumber daya masyarakat, pendekatan pemecahan masalah, bercerita dan pendidikan gratis.

Ada satu prinsip penting yang harus dipahami oleh setiap muslim dalam menuntut ilmu. Hal itu disampaikan cicit Rasulullah SAW Ali Zainal Abidin, dia berkata seseorang harus duduk bermajelis di mana dia mendapatkan manfaat.

Baca Juga: 4 Karakteristik Pendidikan Islam yang Membuatnya Lebih Unggul dari yang Lain

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ilmu menuntut ilmu berguru adab belajar
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya