Ustadz Hanan Attaki Gagas PesanTrend di Tengah Hutan untuk Pemuda Hijrah
Muhajirin
Selasa, 28 Desember 2021 - 17:34 WIB
Ustadz Hanan Attaki bersama santri PesanTrend (foto: Instagram/@pesantrend)
Hanan Attaki tak hanya dikenal sebagai ustadz muda yang sangat digemari kalangan anak-anak muda. Terutama kawula muda yang berhijrah. Pria kelahiran 12 Juni 1981 itu juga sukses mendirikan sebuah pesantren pemuda hijrah (@pesan.trend) berkonsep alam.
Pesantren yang berlokasi di Hutan Cilengkareng Bandung tersebut terinspirasi dari kehidupan masyarakat Swiss dan New Zealand yang gemar berkebun. Pesantren itu menjadi pusat kegiatan pemuda hijrah. Selama ini, pemuda hijrah masih keliling dari satu masjid ke masjid lain untuk mengadakan kajian dan event apapun.
Dengan kehadiran pesan-trend itu, seluruh kegiatan pemuda hijrah bisa terpusat di satu tempat. Di pesantren tersebut, Hanan Attaki mendirikan beberapa fasilitas seperti masjid dan ruang belajar yang berkonsep seperti saung bambu. Pemilihan konsep itu agar lebih ramah lingkungan.
Di Sekolah Rimba Indonesia yang memiliki tagline Learn Today, Lead Tomorrow itu pula, pemuda hijrah bisa berkumpul di kafe yang bertema alam. Ini karena semua bangunan tidak ada yang berbahan beton. Lebih banyak saung dari bambu. Aktivitas pun lebih banyak di alam seperti berkebun, memanah, hingga memelihara hewan ternak.
Terinspirasi Kehidupan di Swiss dan New Zealand
Pesantren berkonsep ramah lingkungan itu terinspirasi dari tren yang telah diterapkan di beberapa negara seperti Swiss dan New Zealand. Di negara itu, konsep sustainable sudah menjadi tren baru lifestyle.
Dalam salah satu postingan di instagram @pesan_trend, pemuda hijrah di pesantren memang menjadikan alam sebagai tempat utama dalam belajar maupun beribadah. Seperti pada postingan yang diunggah pada 11 Desember 2021 lalu.
Pesantren yang berlokasi di Hutan Cilengkareng Bandung tersebut terinspirasi dari kehidupan masyarakat Swiss dan New Zealand yang gemar berkebun. Pesantren itu menjadi pusat kegiatan pemuda hijrah. Selama ini, pemuda hijrah masih keliling dari satu masjid ke masjid lain untuk mengadakan kajian dan event apapun.
Dengan kehadiran pesan-trend itu, seluruh kegiatan pemuda hijrah bisa terpusat di satu tempat. Di pesantren tersebut, Hanan Attaki mendirikan beberapa fasilitas seperti masjid dan ruang belajar yang berkonsep seperti saung bambu. Pemilihan konsep itu agar lebih ramah lingkungan.
Di Sekolah Rimba Indonesia yang memiliki tagline Learn Today, Lead Tomorrow itu pula, pemuda hijrah bisa berkumpul di kafe yang bertema alam. Ini karena semua bangunan tidak ada yang berbahan beton. Lebih banyak saung dari bambu. Aktivitas pun lebih banyak di alam seperti berkebun, memanah, hingga memelihara hewan ternak.
Terinspirasi Kehidupan di Swiss dan New Zealand
Pesantren berkonsep ramah lingkungan itu terinspirasi dari tren yang telah diterapkan di beberapa negara seperti Swiss dan New Zealand. Di negara itu, konsep sustainable sudah menjadi tren baru lifestyle.
Dalam salah satu postingan di instagram @pesan_trend, pemuda hijrah di pesantren memang menjadikan alam sebagai tempat utama dalam belajar maupun beribadah. Seperti pada postingan yang diunggah pada 11 Desember 2021 lalu.