Ingin Jadi Muslim Sukses? Mulai Tinggalkan 7 Kebiasaan Ini
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 03 Januari 2022 - 16:28 WIB
Dua muslim laki-laki yang saling berjabat tangan. Foto: LANGIT7/iStock
Siapa yang tidak ingin sukses? Semua orang tentu menginginkannya. Meskipun arti sukses bagi setiap orang berbeda-beda, tetapi tetap saja tujuannya sama yakni mencapai kebahagiaan.
Namun, tak dapat dipungkiri kegagalan terkadang datang di setiap gerak dan langkah kita. Sejauh apapun pergi kegagalan akan terus menghantui. Meskipun ia datang terkadang-kadang, tapi tetap saja banyak orang tidak ingin ia hadir. Sehingga apapun akan dilakukan agar kegagalan menjadi sebuah kesuksesan.
Baca juga: Kiat Sukses Berdagang Tauladan Nabi Muhammad SAW
Dilansir dari situs online Muslim News (3/1/22), Syekh Yaser Birjas mengatakan ada tujuh rintangan yang harus dihindari jika ingin sukses, diantaranya :
1. Lemahnya Iman
Segala sesuatu yang dilakukan, akan berjalan dengan baik jika didasari iman yang kuat. Artinya dengan selalu mengingat Allah SWT dalam setiap perbuatan yang dilakukan. Tujuannya agar perbuatan tersebut tidak merujuk ke hal negatif yang merugikan diri kita sendiri, keluarga, maupun orang lain.
"Sungguh seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana rezekinya burung-burung. Mereka berangkat pagi hari dalam keadaan lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang" (HR Imam Ahmad, At-Tirmidzi, Al-Hakim, Ibnu Hibban, dan Al-Mubarak dari Umar bin Khathab).
Namun, tak dapat dipungkiri kegagalan terkadang datang di setiap gerak dan langkah kita. Sejauh apapun pergi kegagalan akan terus menghantui. Meskipun ia datang terkadang-kadang, tapi tetap saja banyak orang tidak ingin ia hadir. Sehingga apapun akan dilakukan agar kegagalan menjadi sebuah kesuksesan.
Baca juga: Kiat Sukses Berdagang Tauladan Nabi Muhammad SAW
Dilansir dari situs online Muslim News (3/1/22), Syekh Yaser Birjas mengatakan ada tujuh rintangan yang harus dihindari jika ingin sukses, diantaranya :
1. Lemahnya Iman
Segala sesuatu yang dilakukan, akan berjalan dengan baik jika didasari iman yang kuat. Artinya dengan selalu mengingat Allah SWT dalam setiap perbuatan yang dilakukan. Tujuannya agar perbuatan tersebut tidak merujuk ke hal negatif yang merugikan diri kita sendiri, keluarga, maupun orang lain.
"Sungguh seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana rezekinya burung-burung. Mereka berangkat pagi hari dalam keadaan lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang" (HR Imam Ahmad, At-Tirmidzi, Al-Hakim, Ibnu Hibban, dan Al-Mubarak dari Umar bin Khathab).