home edukasi & pesantren

Peduli Mutu Pendidikan Dorong Najeela Shihab Dirikan Cikal

Senin, 10 Januari 2022 - 13:02 WIB
Najeela Shihab berpose memegang buku karyanya (foto: kumparan.com)
Najeela Shihab terlahir sebagai putri sulung salah seorang mufassir Indonesia, Quraish Shihab. Ia memiliki cita-cita sebagai pendidik sejak kecil. Pada Agustus 1999, impian tersebut terwujud. Ia mendirikan Yayasan Pendidikan Cikal bersama Dewi Soeharto.

Cikal merupakan komunitas pembelajar. Uniknya, sekolah ini memiliki kurikulum belajar seumur hidup. Itu berarti, tak hanya murid yang didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, para guru pun demikian. Dari sana tercipta suasana belajar yang menyenangkan.

20 tahun lebih telah berlalu, Cikal telah memunculkan program ekstensif guna mengungkap potensi setiap anak. Mereka menerapkan metode pengajaran inovatif dan menyediakan fasilitas sekolah untuk memastikan kebutuhan anak terpenuhi.

Lingkaran kurikulum Cikal mengusung tema besar 'merdeka belajar', untuk memberikan hubungan yang jelas antara visi dan misi sekolah sebagai “Cita”, cara atau “Cara” terjadinya interaksi belajar, dan program sekolah sebagai “Cakupan” atau wahana bagi setiap warga sekolah untuk mengembangkan 14 dimensinya secara maksimal.

Core Circle: Sekolah Cikal Aim (Kompetensi Bintang 5)



Kurikulum Sekolah Cikal bertujuan Kompetensi Bintang 5 yang dibagi ke dalam 14 dimensi. Semuanya merupakan penjabaran dari Kompetensi Bintang 5 Sekolah Cikal dalam bentuk kompetensi yang dapat diukur. Hasil belajar yang spesifik di seluruh dimensi ini diekspresikan dalam dokumen kurikulum dan disebut dengan kurikulum tertulis.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pendidikan kurikulum pendidikan lembaga pendidikan najeela shihab
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya