Surat Al An'am Ayat 108: Larangan Memaki Sesembahan Agama Lain
Fajar adhitya
Senin, 10 Januari 2022 - 22:05 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.ID/iStock)
Allah SWT melarang hamba-hamba-Nya memaki objek sesembahan pemeluk agama lain. Seorang muslim yang mencela sesembahan orang-orang kafir atau musyrik tak jauh beda denga perbuatan mereka yang juga merendahkan agama Islam.
Allah SWT melarang ummat Islam memaki berhala yang disembah kaum musyrik untuk menghindari makian terhadap Allah SWT dari orang-orang musyrik atau kafir. Sebab, mereka adalah orang-orang yang tidak mengetahui sifat-sifat Allah SWT dan sebutan-sebutan yang seharusnya diucapkan untuk-Nya.
Baca juga:Viral Perusakan Sesajen, KH Cholil Nafis: Dakwah Itu Mengajak, Bukan Menginjak
Surat Al An'am ayat 108:
وَلَا تَسُبُّوا الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَيَسُبُّوا اللّٰهَ عَدْوًاۢ بِغَيْرِ عِلْمٍۗ كَذٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ اُمَّةٍ عَمَلَهُمْۖ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ مَّرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Artinya: Dan janganlah kamu memaki sesembahan yang mereka sembah selain Allah SWT, karena mereka nanti akan memaki Allah SWT dengan melampaui batas tanpa dasar pengetahuan. Demikianlah, Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan tempat kembali mereka, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.
Menurut riwayat Abd ar-Razzaq dari Qatadah dikatakan bahwa ayat tersebut turun karena pada suatu ketika orang-orang Islam mencaci-maki berhala, sesembahan orang-orang kafir, kemudian mereka dilarang dari memaki-maki itu. Merendahkan sesembahan agama lain hanya akan menimbulkan konflik dan saling mencaci.
Allah SWT melarang ummat Islam memaki berhala yang disembah kaum musyrik untuk menghindari makian terhadap Allah SWT dari orang-orang musyrik atau kafir. Sebab, mereka adalah orang-orang yang tidak mengetahui sifat-sifat Allah SWT dan sebutan-sebutan yang seharusnya diucapkan untuk-Nya.
Baca juga:Viral Perusakan Sesajen, KH Cholil Nafis: Dakwah Itu Mengajak, Bukan Menginjak
Surat Al An'am ayat 108:
وَلَا تَسُبُّوا الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَيَسُبُّوا اللّٰهَ عَدْوًاۢ بِغَيْرِ عِلْمٍۗ كَذٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ اُمَّةٍ عَمَلَهُمْۖ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ مَّرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Artinya: Dan janganlah kamu memaki sesembahan yang mereka sembah selain Allah SWT, karena mereka nanti akan memaki Allah SWT dengan melampaui batas tanpa dasar pengetahuan. Demikianlah, Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan tempat kembali mereka, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.
Menurut riwayat Abd ar-Razzaq dari Qatadah dikatakan bahwa ayat tersebut turun karena pada suatu ketika orang-orang Islam mencaci-maki berhala, sesembahan orang-orang kafir, kemudian mereka dilarang dari memaki-maki itu. Merendahkan sesembahan agama lain hanya akan menimbulkan konflik dan saling mencaci.