home global news

Pengurus PBNU Diwarnai Politikus, Ini Kata Pengamat

Kamis, 13 Januari 2022 - 19:00 WIB
Ketua Umum PBNU Gus Yahya. Foto: Istimewa.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengumumkan jajaran pengurus baru masa khidmat 2022-2027. Daftar pengurus disampaikan ke publik oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di lantai delapan Gedung PBNU Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat.

"Alhamdulillah kami telah berhasil memutuskan pengurus lengkap PBNU di dalam rapat bersama formatur, yang diikuti oleh rais 'aam dan wakil-wakil rais 'aam yang ditunjuk, ketua umum terpilih, dan wakil ketua umum yang ditunjuk, serta para midformatur, yang melakukan rapat pada tanggal lima Januari di Jakarta, dan dari rapat itu dihasilkan susunan lengkap PBNU," kata Gus Yahya dalam keterangannya, dikutip Kamis (13/1/2022).

Dalam jajaran pengurus baru ini, terdapat sejumlah nama yang aktif sebagai politikus. Sebut saja Nusron Wahid, kader Partai Golkar yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PBNU, kemudian ada Khofifah Indar Parawansa, politikus Partai PKB yang diamanahkan sebagai Ketua.

Baca Juga:Melibatkan Perempuan, Gus Yahya Tetapkan Pengurus PBNU 2022-2027

Masih dari PKB, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang kini aktif sebagai Wali Kota Pasuruan menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen). Ketua PDIP Kalimantan Selatan sekaligus pengusaha Mardani H Maming juga masuk dalam jajaranPBNU sebagai Bendahara.

Gus Yahya mengatakan, masuknya para politikus ke tubuh pengurusan NU dalam rangka mengakomodasi berbagai sudut pandang politik. Jajaran ini, katanya, agar PBNU bisa menjaga jarak dengan politik.

“Supaya di dalam kepengurusan (PBNU) nanti satu sama lain bisa saling mengontrol untuk menjaga agar jarak NU dengan berbagai pihak politik tetap sama satu dengan yang lain,” kata Gus Yahya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pbnu politikus pkb
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya