Program staycation ini merupakan bagian dari program reaktivasi industri pariwisata melalui penyediaan akomodasi, fasilitas pendukung lainnya, serta sarana transportasi bagi tenaga kesehatan.
Menparekraf akan menyusun program wisata edukasi mengenai kebencanaan ini bersama dengan Prof. Azril Azhari dan Prof. Fatma Lestari dengan melibatkan Bupati Aceh Besar beserta jajarannya.
Kemenparekraf memberi kesempatan agar pemerintah Aceh menyampaikan permohonan pengajuan pembukaan pintu wisata untuk wisman. Terlebih, Aceh menjadi salah satu tujuan utama bagi para wisatawan asal Malaysia.
Desa Wisata Dawung, yang dinamai Pesona Garda ini, sudah mendapat pengesahan berupa surat keputusan dari Pemkab Semarang dan kini menjelma menjadi destinasi wisata yang asik untuk dikunjungi.
Salah satu kendala yang menjadi perhatian para pelaku ekraf di Aceh Besar ialah terkait sulitnya perizinan produk kuliner dan penyelenggaraan kegiatan (event).
Weh-wehan ini dalam bahasa Indonesia berarti memberi. Warga menyediakan sejumlah makanan di depan rumah. Tidak hanya di depan rumah saja, tapi juga di sudut-sudut gang. Tradisi weh-wehan ini biasanya dilakukan saat Maulid Nabi.
Sektor parekraf Provinsi Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bogor, sejatinya sudah memiliki potensi dan modal yang sangat kuat untuk terus dikembangkan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, berharap Desa Wisata Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, bisa naik kelas dengan mengoptimalkan daya tarik berupa Ekowisata Boon Pring.
Untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif, Kemenparekraf memberikan dukungan dan fasilitasi bagi para pelaku usaha kreatif di 17 subsektor ekonomi kreatif melalui berbagai program dan kegiatan.
Ekowisata yang dibangun di atas lahan seluas 326 hektare di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor itu juga diharapkan menjadi sentra ekonomi kreatif yang unggul.
Beragam jenis tumbuhan bumbu dan obat di sekitar Danau Toba sebagai produk hasil hutan juga dapat menjadi daya tarik. Danau Toba juga memiliki berbagai ikan endemik.
Desa Wisata yang baru dikembangkan beberapa tahun terakhir ini menyajikan beberapa spot menarik, diantaranya Cafe Sawah, Mini Car, Mini Trail, Kuda dan Kolam Renang.
Areal camping yang sangat eksotis tersebut berada di lereng Gunung Ungaran, yang mencakup wilayah Kabupaen Semarang dan Kabupaten Kendal. Selain itu, juga berada ada di lereng Gunung Lawu, salah satunya di Kabupaten Karanganyar, yang secara geografis menjadi bagian dari Gunung Lawu.
Hal ini dimaksudkan guna memberi kenyamanan dan keamanan lebih bagi wisatawan dengan terciptanya destinasi juga sentra ekonomi kreatif yang sesuai dengan standar kebersihan, kesehatan, keamanan dan keberlanjutan lingkungan.