Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 Juli 2026
home wisata halal detail berita

Wisata Pesona Garda di Pringapus, Tawarkan Serunya River Tubing

arif purniawan Kamis, 21 Oktober 2021 - 07:32 WIB
Wisata Pesona Garda di Pringapus, Tawarkan Serunya River Tubing
Pengunjung wisata Pesona Garda sedang bermain river tubing di Desa Candirejo Pringapus (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Semarang - Karang taruna dan masyarakat di Dusun Dawung, Desa Candirejo Pringapus Kabupaten Semarang sukses menyulap daerah aliran sungai yang berhulu di Tuntang menjadi sebuah destinasi wisata yang menarik.

Sungai yang memiliki lebar sekitar 10 meter tersebut kini telah dikembangkan menjadi wahana river tubing dan arung jeram. Untuk arung jeramnya jaraknya pendek, sekitar 100 meteran. Wisata tersebut kali pertama dibuka pada 8 Agustus 2020 dan tak berselang lama dibanjiri banyak pelancong.

Baca juga: Sandiaga Ingin Desa Wisata Saung Ciburial Jadi Ikon Pariwisata Baru di Garut

Terhitung tiga bulan sejak wisata dibuka, tak kurang sudah ada 16 ribu wisatawan yang berkunjung ke sana. Antusiasme wisatawan lokal sangat tinggi untuk berkunjung ke sana. Bahkan, ketika destinasi wisata baru selesai 60 %, sudah ada pengunjung yang datang yang memaksa pengelola harus mengebut sarana dan prasarana.

Antusiasme wisatawan untuk datang ke sana tak lepas dari informasi, sekaligus promosi yang dilakukan melalui media sosial sejak desa wisata mulai dirintis. Warga setempat yang tergabung dalam Pokdarwis Dawung, bahu membahu bergotong royong mengembangkan potensi wilayah menjadi desa wisata.

“Jadi kami buat gazebo-gazebo dan juga jembatan penyeberangan dari bambu. Konsepnya jeguran, mengenang nostalgia era tahun 1980-an,” kata Kepala Dusun Dawung, Zamroni, Rabu (20/10) kepada Langit7.

Baca juga: Taman Bungkul Surabaya Bakal Dibuka, Bisa Nongkrong sambil Jajan Lagi

Meski bermain di sungai,ada beberaoa pohon besar yang bisa menjadi peneduh dari panas matahari. Jadi jangan khawatir untuk kepanasan, karena didukung oleh lingkungan yang rindang akan pepohonan.

Sungai di dusun setempat, tidak pernah kering meski musim kemarau sekalipun. Arus sungainya cukup deras, namun dangkal, sehingga tidak membahayakan bagi pengunjung. Pengelola setempat juga melakukan pengawasan dan pengamanan untuk memastikan keselamatan pengunjung.

Pada Oktober tahun lalu, jembatan penyeberangan di areal wisata tersebut hanyut terbawa banjir. Akan tetapi warga sudah menyadari risikonya, dan kembali membangun jembatan baru dan sempat ditutup beberapa lama sebelum dibuka kembali setelah Lebaran , beberapa waktu lalu.

“Hanya dalam 1,5 bulan, wisatawan yang datang tembus 10 ribu. Sebelumnya tutup 2 bulan, karena PPKM,” ucap Zamroni.

Menurut dia, meski desanya berada di daerah terpencil, namun warga tetap bersemangat untuk meningkatkan ekonomi mereka dengan mengembangkan pariwisata.

Baca juga: Weh-wehan, Tradisi Berbagi Makanan di Kaliwungu Kendal

Selama ini, warga setempat menopang kebutuhan hidup dengan bercocok tanam padi karena airnya sangat melimpah.
“Saya berharap, masyarakat bisa semakin produktif, menggerakan ekonomi di daerahnya sendiri. Tentu kami ingin ekonomi warga sini bisa menyamai dengan masyarakat yang tinggal di perkotaan,” ucapnya.

Wisatawan yang datang ke sana, dikenai biaya masuk Rp5.000/orang. Dana tersebut digunakan untuk pengembangan wisata. Pengelola juga menyewakan ban Rp10 ribu dan juga kasur intex, dan perahu intex dengan tarif Rp35 ribu. Tidak dibatasi berapa jam, sehingga bisa digunakan sampai sore sekalipun. Total 500 alat pelampung, termasuk ban dan perahu.

Untuk kuliner, Sahabat Langit7 tidak perlu khawatir, karena banyak makanan tradisional di sini. Salah satunya adalah nasi jagung goreng, dilengkapi telur dan ayam dengan harga Rp8 ribu dan nasi jagung rendang jengkol plus ikan tawes, Rp12 ribu.

Tenmpat wisata dibuka pukul 08.00 -17.15 WIB, khususnya untuk permainan air. Jika ada pengunjung yang datang sore hari, akan diarahkan untuk menikmati kuliner, ataupun ngopi di gazebo, yang telah disediakan.

Wisata Pesona Garda di Pringapus, Tawarkan Serunya River Tubing

Untuk menuju ke lokasi wisata, jika dari arah Kota Semarang, ketika sampai di pertigaan Polsek Bergas, belok kiri lurus. Setelah bertemu dengan Toko Kurnia, maju 5 meter dan belok kanan ikuti jalan sampai dengan Desa Jatirunggo, lurus terus menuju Getas Gombang dan di KM 3, nanti sudah sampai ke Desa Wisata Pesona Garda.

Sayangnya, jalan dusun tersebut kurang lebar, sehingga tidak bisa digunakan untuk papasan mobil. Jika ada wisatawan yang menggunakan mobil, pengelola akan membantu lalu litas kendaraan agar tidak macet. Warga setempat berharap hal ini menjadi perhatian Pemkab Semarang, karena akses jalan ini menjadi salah satu daya dukung pengembangan wisata.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan