LANGIT7.ID, Surabaya - Taman Bungkul Surabaya bakal dibuka lagi. Tempat itu merupakan lokasi wisata kuliner warga, tempat asyik nongkrong sambil jajan bersama teman-teman.
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, membenarkan rencana tersebut. Taman Bungkul akan dibuka lagi setelah ada asesmen dari Satgas Covid-19.
"Nanti akan dihitung berapa kapasitasnya dan disiapkan pemindai barcode yang terkoneksi aplikasi PeduliLindungi," kata Armuji.
Menurut dia, Surabaya ditetapkan masuk PPKM Level I merupakan kebanggaan bagi seluruh warga Kota Surabaya. "Vaksinasi di Surabaya juga sudah melampaui target," ujarnya.
Taman wisata kota yang terletak di pusat kota Surabaya, tepatnya di Jalan Raya Darmo. Taman ini berdiri di area seluas 900 meter persegi.
Lokasi ini memiliki fasilitas penunjang, seperti amfiteater berdiameter 33 meter, lajur joging, lahan papan luncur, taman bermain anak-anak, air mancur, dan pujasera.
Selain itu, taman ini juga dilengkapi akses internet nirkabel yang terbuka untuk umum sehingga siapapun bisa mengakses internet selama di taman ini.
Letaknya yang berada di jantung Kota Surabaya membuat taman ini tidak hanya berfungsi sebagai lahan hijau saja, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang populer di Surabaya.
Awal mula nama Taman Bungkul memang tidak lepas dari nama seorang tokoh yang sangat berpengaruh dalam penyebaran agama Islam di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
Dia adalah Ki Ageng Supo yang kemudian mendapat gelar Sunan Bungkul atau Mbah Bungkul. Mbah Bungkul merupakan seorang ulama di Kerajaan Majapahit (abad XV), yang juga merupakan saudara ipar Raden Rahmat atau Sunan Ampel.
(bal)