Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 27 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Ponpes Sidogiri Miliki Pengasuh Baru Pengganti KH Nawawi Abdul Djalil

ahmad jilul qurani farid Jum'at, 23 Juli 2021 - 07:59 WIB
Ponpes Sidogiri Miliki Pengasuh Baru Pengganti KH Nawawi Abdul Djalil
Pengasuh Ponpes Sidogiri KH Fuad Noerhasan menggantikan Almarhum KH Nawawi Abdul Djalil (foto: karangdurin.net)
LANGIT7.ID, Pasuruan - Salah satu pesantren tertua di Indonesia, Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan memiliki pengasuh baru menggantikan KH Nawawi Abdul Djalil yang wafat beberapa waktu lalu.

“KHA. Fuad Noerhasan sebagai penerus Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri ke 13. Semoga kita semua mendapatkan barakahnya. Amin,” tulis akun instagram resmi Pesantren Sidogiri @santrisidogiri, Kamis (22/7/2021).

Beliau sebelumnya adalah anggota Majelis Keluarga Sidogiri, majelis tertinggi pimpinan Pondok Pesantren Sidogiri. Kini KH Fuad Noerhasan menjadi Rais menggantikan almarhum KH Nawawi Abdul Djalil.

KH Fuad Noerhasan merupakan keturunan dari pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri sebelumnya, ia adalah putra dari KH Nawawi bin Noerhasan dan cucu dari KH Noerhasan bin Noerkhotim.

Sebagai seorang Ulama, KH Fuad Noerhasan dikenal alim dan takdzim terhadap ilmu. Salah satunya ditunjukkan dengan nasehat beliau kepada para santrinya agar bisa bertirakat dalam menuntut ilmu.

“Seandainya santri sekarang seperti santri dulu, ditambah ada gerak batin dan sekolah, maka akan lebih hebat dari santri dulu. Santri sekarang itu kurang tirakat, tidak terlalu merasakan barakah,” kata Kiai Fuad dilansir dari Sidogiri.net.

Menurut Kiai Fuad, santri di masa lalu amat berhati-hati dalam menjauhi hal-hal yang syubhat apalagi yang haram sehingga ilmunya menjadi penuh keberkahan.

“Dulu, syubhat saja tidak mau, apalagi haram. Kalau sekarang, jangankan syubhat, haram saja dimakan. Walaupun ngajinya hanya Sullam Safînah di pondok, tapi ketika pulang bisa ngajar Fathul-Wahhâb. Salah satu caranya dengan takdim pada ilmu. Santri dulu itu sangat mengagungkan ilmu. Kalau muthalaah harus wudlu dulu, walau hanya untuk pegang kitab. Mereka tidak mau ngaji tanpa punya wudlu,” kata Kiai Fuad.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 27 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)