Langit7, Jakarta - Pemulihan ekonomi yang berada di jalur positif dimanfaatkan pemerintah untuk mendorong peningkatan kualitas SDM, khususnya bagi generasi muda untuk bertalenta digital dan berwirausaha.
Indikator pemulihan itu tampak dari penurunan tingkat kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan yang sempat naik pada saat awal pandemi Covid-19.
Baca juga: Pemerintah Indonesia-Korea Selatan Dorong Lahirnya Startup Berbasis Bisnis HijauMenteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini pemerintah terus berkomitmen mewujudkan pengembangan ekosistem kewirausahaan, salah satunya melalui kerja sama dengan civitas akademika.
"Pemerintah mendorong inkubasi bisnis yang dibangun dengan ekosistem digital. Saya berharap inkubasi bisnis terus dilakukan dan berharap
entrepreneurship kita bisa meningkat menjadi 5 persen dalam waktu dekat,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, dikutif Senin(17/1).
Airlangga berharap, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dapat berperan sebagai inkubator bisnis baru. Sehingga dapat membantu mencetak wirausahawan baru yang berkualitas.
Baca juga: Inovasi Pakan Fermentasi, Sukses Bisnis Ternak Berkualitas UnggulDari segi pembiayaan, lanjut dia, pemerintah juga mendorong para wirausaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan segmentasi yang telah terbagi menjadi KUR super mikro, mikro, dan kecil yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa yang ingin membangun usahanya sejak dini.
Seperti diketahui, sepanjang 2021, pembiayaan KUR telah disalurkan sebesar Rp280,17 triliun dan diberikan kepada 7,38 juta debitur. Pada tahun 2022, pembiayaan KUR telah ditingkatkan menjadi Rp373,17 triliun.
“Pemerintah sangat mendukung kewirausahaan yang terwujud melalui inkubasi bisnis. Untuk itu, mahasiswa diharapkan bisa memanfaatkan kesempatan tersebut demi mengakselerasi peningkatan kualitas SDM bertalenta digital,” ujar Airlangga.
Baca juga: Jokowi Jadikan Produk IKM sebagai Suvenir di G20(zul)