LANGIT7.ID-Bojonegoro; Bojonegoro kini memiliki tambahan institusi pendidikan tinggi baru setelah Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni, meresmikan Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah AR Fachruddin (STTM ARFA) pada Ahad (10/8). Peresmian ini menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Syafiq menyampaikan harapan besar agar STTM ARFA mampu berperan aktif mendukung program pembangunan daerah sekaligus memperkuat kontribusi Muhammadiyah dalam memajukan masyarakat. “Muhammadiyah akan terus berkembang bersama masyarakat, berdedikasi untuk umat, masyarakat, dan bangsa,” ujar dia dalam keterangannya, Kamis (14/8/2025).
Syafiq juga menekankan perlunya membangun jejaring internasional melalui kolaborasi pendidikan. Menurutnya, lembaga pendidikan Muhammadiyah harus terus berinovasi dan tidak cepat puas terhadap capaian yang sudah diperoleh.
Sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) yang mengusung konsep technopreneur, STTM ARFA saat ini menjalani pendampingan dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). Syafiq menyampaikan apresiasi atas peran UMSIDA, yang dinilainya efektif untuk memajukan PTMA secara kolektif.
Rektor UMSIDA sekaligus Anggota Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Hidayatulloh, menilai pendampingan tersebut akan mempercepat proses perkembangan STTM ARFA. Ia menyebut, tujuan akhir dari pendirian sekolah tinggi ini adalah berkembang menjadi universitas yang bereputasi tinggi dan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah maupun masyarakat. “Rencananya, kami akan membuka Program Studi di Luar Kampus Utama (PKSDU) dari Umsida yang potensial di wilayah Bojonegoro, yakni S1 Manajemen dan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD),” terangnya.
Dukungan terhadap pengembangan STTM ARFA juga datang dari Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah. Ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam memberikan dukungan penuh bagi kemajuan pendidikan di wilayahnya. “Kami berharap STTM ARFA dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Bojonegoro dan menjadi salah satu pilar utama dalam mencapai target peningkatan Indeks Pembangunan Manusia,” ujarnya.
Ketua STTM ARFA, Nurdyansyah, menyampaikan bahwa kehadiran kampus ini diharapkan dapat diterima secara positif oleh masyarakat Bojonegoro. Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan pembenahan demi peningkatan mutu layanan pendidikan. “STTM ARFA mengalami transformasi yang luar biasa. Alhamdulillah semuanya sudah terstandar, begitu juga dengan laboratorium, fasilitas, dan sarana prasarana lainnya,” ujarnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, STTM ARFA menargetkan transformasi berkelanjutan untuk menjadi universitas unggulan berbasis technopreneur di masa mendatang.
(lam)