LANGIT7.ID-Jakarta; Akselerasi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan Islam terus dipacu. Kementerian Agama (Kemenag) mengambil langkah proaktif untuk terus berkolaborasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Sekretariat Presiden dalam mengebut pelaksanaan Program Hasil Tindak Cepat (PHTC) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kolaborasi lintas sektor ini difokuskan untuk memastikan pemerataan wajah baru madrasah-madrasah di seluruh penjuru negeri. Pada Juli 2026, akselerasi program PHTC tersebut memprioritaskan wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Secara khusus, Kemenag bersama Kementerian PU menargetkan empat satuan pendidikan madrasah yang tergabung di dalam Kompleks Pondok Pesantren Ar Rasyidi Penimbung, Lombok, sebagai penerima prioritas revitalisasi.
Komitmen strategis tersebut ditegaskan bersama melalui Rapat Tindak Lanjut Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag RI, Kamaruddin Amin. Pertemuan krusial ini digelar di Gedung Sekretaris Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat.
Mengawal arahan Presiden Prabowo Subianto, Sekjen Kemenag Kamaruddin menegaskan bahwa Kemenag akan memonitor penuh program ini agar tepat sasaran dan berdampak panjang.
“Kami (Kemenag) berkomitmen penuh untuk memaksimalkan program (PHTC) revitalisasi madrasah (dari Presiden Prabowo) ini. Kami akan pastikan data akurat dan up-to-date,” tutur Kamaruddin dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).
Lebih jauh, Kemenag turut membuka peluang peralihan revitalisasi sejumlah madrasah agar dapat langsung ditindaklanjuti secara taktis melalui Deputi Dukungan Program Presiden, Sekretariat Presiden. Ke depannya, pemerintah bahkan berencana merancang skema inklusif dengan membuka keran pengajuan proposal revitalisasi secara langsung oleh satuan pendidikan melalui dinas atau tim terkait di daerah.
Sinergi yang terbangun sejauh ini telah menunjukkan angka yang progresif. Dari total 2.120 madrasah yang diusulkan Kemenag, sebanyak 1.404 madrasah saat ini masih dalam proses pengerjaan intensif oleh Kementerian PU. Kemenag juga terus membuka peluang tambahan daftar madrasah baru yang akan dimasukkan ke dalam target PHTC Revitalisasi pada tahun anggaran 2027.
“(Kami mencatat) yang sudah (menerima manfaat) itu sebanyak 853 madrasah. Kemenag akan terus proaktif dan berkolaborasi (bersama Kementerian PU dan Setneg) untuk memastikan semakin banyak madrasah menerima manfaat PHTC (revitalisasi) ini,” tambah Nyanyu Khodijah selaku Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan(KSKK) Madrasah, yang turut mendampingi Sekjen Kemenag.
Kemenag terus menegaskan keseriusan dan komitmen penuh dalam mengawal program prioritas Presiden Prabowo dapat berjalan maksimal dan berdampak panjang bagi peradaban generasi bangsa.
“(Revitalisasi) ini akan terus berproses melalui program PHTC Bapak Presiden Prabowo. Insyaallah melalui (program) ini dapat menguatkan dan memajukan kualitas pendidikan Islam di madrasah,” pungkas Kamaruddin.
(lam)