LANGIT7.ID, Jakarta - Asosiasi Sepakbola Wales atau
Football Association of Wales (FAW) merupakan badan sepakbola pertama yang menandatangani Piagam Atlet Muslim. Penandatanganan piagam itu menjadikan Wales sebagai negara pertama yang memiliki aturan sepakbola khusus muslim.
Melalui piagam itu, FAW berkomitmen memberikan ruang bag kaum muslim dalam sepakbola, baik untuk pemain, staf, maupun penonton yang menghadiri pertandingan.
Setelah menandatangani ikrar, FAW bergabung dengan gerakan solidaritas positif, kesetaraan dan pengakuan atas kontribusi muslim untuk klub dan tim masing-masing. Nujum Sports menjadi organisasi utama yang berperan dalam proses itu.
"Nujum di sini untuk mendukung klub profesional dan pemain mereka, dan berkontribusi positif untuk agenda kesetaraan dan keragaman mereka," kata Kepala eksekutif Ebadur Rahman, dikutip
BBC, Senin (17/1/2022).
Piagam tersebut pertama kali diluncurkan pada Juni 2021 lalu. Selain FAW, ada enam Liga Premier dan 22 tim Liga Sepakbola, termasuk dalam 34 klub sepak bola profesional menandatangani perjanjian tersebut.
Manajer kesetaraan, keragaman, inklusi, dan integritas FAW Jason Webber mengatakan, FAW berkomitmen membangun lingkungan dan budaya yang secara aktif mendukung semua agama.
“Dengan memanfaatkan kerangka Piagam Atlet Muslim dan bekerja sama dengan Nujum Sports, kami akan memastikan bahwa para pemain Muslim didukung di lingkungan mereka untuk mempraktikkan iman mereka saat bermain sepak bola,” katanya.
Jason menilai, agama dan keyakinan seseorang tidak boleh menjadi penghalang mereka untuk berkarir di sepakbola profesional. Semua orang harus didukung, sehingga mereka bisa bebas berekspresi.
"Kami percaya bahwa sepak bola adalah tempat di mana setiap orang harus merasa bahwa mereka memiliki dan menandatangani Piagam membuat kami lebih dekat untuk mencapai visi ini," kata Jason.
(jqf)