LANGIT7.ID, Jakarta,- - Kapten
tim nasional Bosnia dan Herzegovina U21,
Muhamed Buljubašić, akhirnya buka suara usai insiden menolak berjabatan tangan dengan
pemain Israel dalam pertandingan yang berlangsung baru-baru ini.
Melalui unggahan di akun Instagram miliknya, Buljubašić mengungkapkan alasan di balik penolakannya tersebut.
Buljubašić memulai pernyataannya dengan memberi selamat kepada skuad senior Bosnia yang berhasil lolos ke
Piala Dunia, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.
Baca juga: Inggris 3-0 Bosnia-Herzegovina: Palmer Cetak Gol Debut dalam Kemenangan Three Lions“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada para pemain tim nasional senior kami atas lolosnya mereka ke Piala Dunia. Bersukacitalah, tanah airku, bersukacitalah
Bosnia dan Herzegovina — kamu dan rakyatmu benar-benar pantas menerima ini.” tulisnya, Kamis (2/4/2026).
Kemudian, menyinggung insiden penolakan yang menjadi
viral di media sosial, sang kapten menjelaskan penegasan sikapnya itu.
“Sebagai kapten tim, sebelum pertandingan kemarin saya sudah mengambil sikap jelas bahwa tanah air dan orang tua saya tidak pernah membesarkan saya untuk tunduk kepada mereka yang tidak hormat dan melakukan dan
kekerasan,” ujarnya.
Buljubašić menjelaskan bahwa tindakannya bukan semata-mata sikap pribadi, melainkan sebuah representasi dari suara rakyat Bosnia dan juga setiap orang yang memiliki rasa
keadilan terhadap kondisi dunia saat ini.
“Niat saya adalah memberikan contoh dan mencerminkan apa yang dirasakan seluruh negeri saya, dan sebagai orang yang rasional atas situasi yang sedang berlangsung di dunia saat ini,” katanya.
Baca juga: Pemain Klub Amatir Ini Dikontrak Tim Profesional Liga 2 BosniaDia menegaskan kembali posisi Bosnia yang selalu berdiri di sisi kebenaran dan keadilan.
“Bosnia telah dan akan selalu berada di sisi kebenaran dan keadilan. Bosnia, tanah airku, banggalah dengan apa yang telah kau besarkan, selama kau memiliki putra-putramu,” tutup Muhamed Buljubašić.
View this post on InstagramA post shared by Buljubašić Muhamed (@buljubasic_muhamed)
Unggahan Buljubasic ini mendapat respons dari warga dunia. Sebagian besar mengapresiasi keberanian Buljubasic yang menyatakan sikap tegasnya.
“Hormat! Layak menjadi kapten. Kamu membuat negaramu dan dunia bangga.”
"Sungguh mengagumkan. Tindakanmu menunjukkan betapa hebatnya dirimu sebagai manusia. Banyak cinta dan dukungan besar untuk Bosnia dari Indonesia! Bravo!"
“Orang tuamu membesarkanmu dengan baik, sungguh seorang pria yang berprinsip!” tulis sejumlah netizen menanggapi unggahan Buljubasic.
Sejatinya, aksi Timnas Bosnia bukan kali pertama dilakukan di dunia olahraga. Sebelumnya, beberapa negara lain juga menolak bersalaman dengan tim Isael sebagai bentuk dukungan untuk Palestina.
Baca juga: Mau Trip ke Eropa? Coba Kunjungi Bosnia- Herzegovina, Bisa Pengen Berlama LamaPun begitu, sikap tegas sang kapten menjadi cermin dari bagaimana para atlet dapat membawa nilai-nilai perjuangan dan identitas nasional ke dalam arena olahraga internasional.
(est)