LANGIT7.ID-, -
Pesepakbola Palestina,
Suleiman Al Obaid tewas ditembak Israel saat menunggu
bantuan kemanusiaan di Rafah.
Menurut Asosiasi Sepak Bola Palestina, Al Obaid (41)
ditembak mati saat sedang mengantre makanan di pusat distribusi bantuan di Gaza selatan pada Rabu (6/8/2025).
Al Obaid dikenal sebagai salah satu gelandang serang paling berbakat yang pernah bermain di Liga Jalur Gaza. Kepiawaiannya membuat Al Obaid dijuluki sebagai "Pele dari Palestina".
Baca juga: Tragedi di Tepi Barat: Aktivis AS-Turki Tewas Ditembak Tentara IsraelIa tampil 19 kali bersama tim nasional Palestina, bermain di Piala Asia, Pan Arab Games, dan kualifikasi Piala Dunia FIFA setelah debutnya melawan Irak di Kejuaraan Asia Barat pada tahun 2007.
Dalam karier internasional,
Al Obaid mencetak dua gol, yaitu saat melawan Yaman pada 2010 dan pertandingan persahabat melawan Indonesia di tahun berikutnya.
Penampilan terakhirnya untuk Palestina saat melawan Qatar pada tahun 2013.
Al Obaid juga bermain untuk klub-klub seperti Khidmat Al Shatia, Shabab Al Amari, dan Gaza Sport, di berbagai posisi seperti penyerang tengah, sayap kanan, dan gelandang kanan.
Dilansir The National, Kamis (7/8/2025), antrean bantuan di Gaza menjadi jebakan maut bagi warga Palestina yang kelaparan.
Investigasi The National mengungkap pola "pembunuhan sistematis warga Palestina oleh tentara Israel dan kontraktor swasta saat berupaya mengumpulkan bantuan".
Baca juga: Pesepak Bola Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel di Tepi BaratMenurut data PBB, lebih dari 1.300 warga Palestina tewas saat menunggu bantuan. Setidaknya 850 orang berada di sekitar lokasi distribusi yang dikelola oleh Yayasan Kemanusiaan Gaza yang didukung AS dan Israel.
Asosiasi Sepak Bola Palestina menyebutkan hampir 800 atlet dan ofisial olahraga Palestina di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki dibunuh oleh Israel sejak Oktober 2023.
Wakil Ketua Asosiasi Sepak Bola Palestina, Susan Shalabi, mengatakan, di antara korban tewas terdapat pemain dan staf administrasi dari berbagai cabang olahraga, dengan sebagian besar tewas di Gaza. Setidaknya 437 dari mereka yang tewas adalah pesepakbola, tambahnya. (The National/es).
(est)