LANGIT7.ID - , Ontario - Guru Muslim di sekolah menengah Ontario, Kanada, mengambil cara yang inspiratif berbagi kebaikan dan kasih sayang. Iman Al-Aeribi, yang mengajar tiga kelas di HB Sekolah Menengah Beal di London, Ontario, mengirimkan surat bertulis tangan kepada 80 siswanya.
Dalam surat-suratnya tersebut Al-Aeribi ingin menunjukkan kepada mereka bahwa seseorang peduli pada mereka di tahun ajaran yang penuh tantangan ini.
“Saya ingin membuat mereka tersenyum,” kata Iman Al-Areibi seperti dikutip dari CBC, Senin (17/1/2022).
Baca juga: Inspiratif, Santri Usia 5 Tahun Setor Hafalan Juz 30 Sekali Duduk“Saat saya menulis ini, saya bisa melihat produk akhirnya dan saya bisa melihat bagaimana perasaan mereka begitu mereka menerima surat itu ketika nama mereka tertera di sana.”
Al-Areibi yang mengirim 60 surat minggu lalu dan 20 minggu ini, mengatakan dia ingin memberi kenyamanan kepada para siswa karena pandemi COVID-19 terus berdampak pada kehidupan sehari-hari.
Masa-masa SulitDalam salah satu suratnya, Al-Areibi menuliskan,"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih untuk tahun yang luar biasa sejauh ini. Terima kasih atas kerja keras dan kontribusi Anda untuk kelas dan komunitas sekolah kami. Terimakasih telah menjadi dirimu!"
“Saya ingin mereka merasa semuanya akan baik-baik saja,” kata guru itu, yang bersemangat siswa akan kembali ke kelas pada hari Senin ini.
“Saya tahu betapa sulitnya bagi mereka dan kehilangan koneksi dengan teman-teman,” katanya. “Kami masih merasa sedikit gugup tentang sekolah yang aman untuk semua orang, tetapi kami mempercayai proses dan dewan sekolah kami dan seberapa keras mereka bekerja.”
Banyak siswa Al-Areibi berterima kasih padanya melalui email.
Baca juga: Inspiratif! Down Syndrome Tak Halangi Muslimah Ini Menghafal 30 Juz Al-Qur'an“Surat itu sangat berarti karena menunjukkan betapa dia peduli pada kita sebagai siswa dan kesejahteraan kita,” kata Meredith Lewkowitz, salah satu siswa yang menerima catatan pribadi.
Politisi, Shawna Lewkowitz sekaligus ibu dari murid Al-Areibi menuliskan kesannya pada surat yang diterima sang anak melalui cuitan di Twitter.
"Seorang guru anak perempuan saya mengirim surat yang ditulis tangan untuk anak-anak muridnya. Ini adalah kebaikan yang membuat air mata saya mengalir dan jadi penambah semangat untuk anak saya," tulisnya melalui akun Twitter @ShawnaLewk.
(est)