LANGIT7.ID, Jakarta - Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal sebagai sosok yang memiliki selera humor tinggi. Tak jarang, humor yang disampaikan Gus Dur membuat orang yang mendengarnya tertawa terpingkal-pingkal atau bahkan tersendir.
Seperti sebuah guyonan Gus Dur yang diabadikan Tri Agus Susanto dalam Jurnal Prisma edisi 2018. Gus Dur disebutkan memiliki kebiasaan membuat pernyataan kontroversial yang membuat kegaduhan tak perlu.
Saat di Ambon terjadi kerusuhan bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), Gus Dur mengatakan bahwa provokator kerusuhan adalah seorang petinggi tentara bernama Mayjen K. Siapa pula orang tersebut?
Seperti biasa Gus Dur tak menjelaskan orang yang dimaksud. Tapi Mayor Jenderal Kivlan Zein tersinggung. Dia lalu menemui Gus Dur di rumahnya untuk minta penjelasan.
Setelah berbicara beberapa waktu, keduanya keluar dan menyampaikan keterangan kepada pers. Menurut Gus Dur, yang dimaksud Mayjen K itu bukanlah Kivlan Zein. Dia minta supaya masalah ini tidak usah diperpanjang lagi.
Tapi publik masih penasaran. Kalau begitu siapa yang dia maksud dengan Mayjen K?
Sambil terkekah, Gus Dur menjawab, "Mayjen K itu maksudnya Mayjen Kunyuk (monyet). Habis, apa namanya kalau kerjanya jadi dalang kerusuhan."
(jqf)