LANGIT7.ID, Jakarta - Mantan Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia Jawa Timur (IKADI Jatim), Muhammad Shaleh Drehem, mengingatkan pentingnya istiqamah dalam menjalani setiap kebaikan. Kerap langkah sudah baik, hanya saja tak konsisten hingga terjerumus ke dalam jurang dosa.
إنما الأعمال بالخواتم..
Amal-amal itu dinilai dari penutup penutupnya”. (HR. Al-Imam Al-Bukhari).
"Sungguh Allah dan Rasul-Nya memerintahkan kepada kita untuk beristiqamah di Jalan Allah, yaitu bersifat konsisten dalam menegakkan amal ibadah dan menjauhi dosa-dosa. Karena istiqamah itulah yang mengantar kita kepada husnul khatimah, akhir kehidupan yang baik," kata Shaleh, Rabu (2/2/2022).
Akhir kehidupan yang mengantar manusia ke surga hanya kasih sayang Allah semata. Untuk mencapai hakikat istiqamah, diperlukan cinta kepada Allah yang senantiasa harus ditingkatkan.
"Jika cinta itu belum bersemi dan belum membahagiakan, maka harus memaksa diri atau Jihadun-nafs. Jihadun nafs atau memaksa diri akan lebih mudah jika kita berkelompok dan menjalin persahabatan iman dengan orang orang shaleh," ucap Shaleh.
Dalam persahabatan itu, nanti akan saling memotivasi, saling memantau, saling menegur, dan saling memaksa untuk istiqamah dalam amal ibadah. Banyak persahabatan yang bersifat duniawi, dan masih sedikit persahabatan yang beralas iman.
Persahabatan atas dasar iman amat penting untuk kita wujudkan. Mereka yang belum sanggup istiqamah pada saat ini, kebanyakan belum menjalin persahabatan imani.
"Ingat, puncak kemuliaan seseorang justeru pada saat-saat terakhir dalam beramal. Maka, pendakian ke puncak itu memerlukan sahabat-sahabat shaleh yang menguatkan dan kita kuatkan," kata Shaleh.
(jqf)