LANGIT7.ID - , Jakarta - Kanker serviks masih menjadi penyebab kematian tertinggi kedua di Indonesia. Artis peran Zaskia Adya Mecca mengatakan kanker serviks ini seperti pembunuh dalam diam.
"Ini pembunuh dalam diam, maka itu penting melaksanakan vaksin human papillomavirus (HPV) untuk pencegahannya," kata Zaskia dalam webinar Hari Kanker Sedunia, Jumat (4/2/22).
Menurut Zaskia, tindakan pencegahan adalah investasi terbaik bagi kelangsungan hidup keluarga. Istri sutradara Hanung Bramantyo ini mengatakan ia mulai memahami betapa pentingnya vaksin HPV ketika ia memiliki anak perempuan.
Baca juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksinasi HPV"Semenjak aku sudah punya anak perempuan aku mulai peduli, sebagai orang tua pinginnya kita memberikan investasi terbaik bagi anak-anak salah satu investasinya ialah kesehatan," ucapnya.
Dahulu di Indonesia tidak menyediakan HVP maka tak heran jika banyak yang terkena kanker serviks, namun saat di Indonesia telah ada tutur ibu enam anak ini.
"Di Indonesia setahuku vaksin HVP itu tidak menjadi salah satu vaksin wajib. Alhamdulillah setahun atau dua tahun yang lalu di sekolah dalam satu program dikatakan bahwa anak-anak berusia 9 tahun ke atas akan mendapatkan vaksin HVP. Itu aku luar biasa bahagia," imbuhnya.
Zaskia mengaku bersyukur karena telah berhasil melindungi buah hatinya.
"Anak aku sudah mendapatkan vaksin keduanya. Sebagai orang tua merasa bersyukur karena sudah memberikan perlindungan sejak dini, karena buat aku vaksin adalah haknya anak dan kewajiban orang tua memberikan," katanya.
"Jadi jangan sampai kita tidak memberikan hak itu kepada anak, dan aku melakukan itu kepada dua anak aku. Aku bilang ke anakku yang sebentar lagi menginjak usia 9 tahun, aku bilang di usia itu nanti vaksin HVP akan menjadi hadiah ulang tahunnya," tambahnya.
Baca juga: Dokter Muslim Telah Temukan Obat Kanker Sejak Abad ke-12Kemudian, Zaskia berpesan kepada para wanita yang telah memiliki keluarga dan anak perempuan bahwa segala sesuatu harus dimulai dari diri sendiri.
"Mulailah dari diri kita sendiri, lindungi diri kita dengan vaksin ini. Jangan lupa juga melakukan
screening rutin. Dan buat anak perempuan,
please kita sekatang sudah 2022. Jangan sama seperti yang hidup di tahun 90 atau 80'an yang nggak paham hal seperti ini. Kita harus lebih maju dari mereka," tutupnya.
(est)